• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Sistem dan Strategi Penghafalan Al-Qur'an (Studi di Pondok Pesantren Al-Falahiyyah Mlangi Gamping Sleman)

    Thumbnail
    View/Open
    04913106.pdf (4.002Mb)
    Date
    2010
    Author
    Mujriendi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penghafalan Al-Qur'an tidaklah mudah untuk dilakukan, perlu kemauan yg kuat dan cara serta kiat-klat tertentu agar penghafalan bisa berhasil dengan baik, seperti yang dilakukan di pondok pesantren Al-Falahiyyah, sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam yang mengutamakan penghafalan Al-Qur'an, yg di pimpin seorang wanita, yang setiap tahunnya melahirkan penghafal-penghafal Al-Qur'an. Hal inilah yang mendorong penulis mengadakan penelitian terhadap pondok pesantren Al-Falahiyyah sebagai salah satu pesantren penghafal Al- Qur'an. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang penyelenggaraan belajar mengajar di pondok pesantren Al-Falahiyyah khususnya penghafalan al-Quran. Penelitian ini bersifat deskriptif-kualitatif untuk memberikan gambaran tentang objek penelitian dengan metode pengambilan sampel secara nonrandom yaitu peneliti mencari data don informasi dari orang-orang sebagai key informan baik terhadap pengurus pondok pesantren, pendidik maupun santri. Adapun pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mendapatkan data yang jelas. Hasil penelitian menunjukan bahwa, penghafalan Al-Qur'an di pondok pesantren adalah sebuah upaya bagaimana santri bisa dan mampu menghafal dan mengetahui ilmu-ilmu yang berkaitan dengan al-Qur'an. Pertama, ada empat variasi proses belajar mengajar, (a) hafalan Al-Qur'an, (b) tadarus Al-Qur'an, (c) musyawarah kelas dan (d) madrasah diniyyah. Kedua, khusus dalam penghafalan Al-Qur'an, menggunakan sistem (a) tajwid, (b) juz amma, (c) nadhar, dan(d) ghaib. Sedangkan metode yang digunakan adalah, (a) wahdah: megulang ayat demi ayat,(b) bil kitabah: menghafal dengan menuliskan ayat ayat yg dihafalkan, (c) bi sima'i: menghafal dengan mendengarkan, (d) metode gabungan dari metode-metode sebelumnya, dan (e)jama': menghafal dilakukan bersama sama. Ketiga, untuk kelancaran penghafalan terdapat klat-klat khusus agar santri tidak mengalami kesulitan dalam penghafalan Al- Qur'an,(a)pengulangan ganda, (b)memantapkan hafalan sebelum pindah ke ayat berikutnya, (c)mengelompokkan ayat-ayat hafalan, (d)menggunakan satu mushaf.(e)memahami ayat-ayat yang dihafalkan,(f)mencermari ayat-ayat yang serupa, dan (g) disetorkan kepada seorang pengampu saja. Disamping klat-klat yg berkaitan langsung dengan penghafalan, kepada santri juga di diberikan arahan lain untuk mempertajam hafalan dan kemantapan diri, diantaranya shalat malam, puasa, memperbanyak zikir dan doa serta amalan-amalan lain. Hasil dari penelitian ini sekiranya dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat, terutama para pencinta dan penghafal Al-Qur'an, untuk melakukan perubahan dan perbaikan, dan bagi lembaga pendidikan menjadi masukan untuk lebih optimal dalam penyelenggaraan dapat lebih efektif dan efisien sehingga tujuan penghafalan Al-Qur'an tercapai secara optimal.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/61382
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1637]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV