Konsepsi Pendidikan Menurut Ibnu Asyur dalam Kitab At-Tahrir Wa At-Tanwir
Abstract
Penelitian tentang Konsepsi Pendidikan Ibnu Asyur dalam At-Tahrir Wa At-Tanwir muncul dari pemikiran bahwa kajian ayat tarbawiyah sangat urgent untuk memberikan pondasi yang lebih kongkrit bagi pengembangan pendidikan di dunia. Islam secara umum, dan Indonesia secara khusus. Karena itu Penulis berinisiatif mengkaji penafsiran Ibnu Asyur tentang konsepsi pendidikan dalam karya tafsirnya At-Tahrir Wa At-Tanwir sebagai pedoman, pondasi dan arah alternatif bagi pengambil kebijakan kegiatan pendidikan. Penelitian ini adalah penelitiani cross-sectional (cross-sectional research) dengan metode cross-sectional (cross-sectional research) yaitu metode penelitian yang dilakukan dengan mengambil waktu tertentu yang relative pendek dan tempat (objek) tertentu. Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, yaitu, seperti didefinisikan oleh Moleong, penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian misalnya perilaku, persepsi, motivasi, tindakan, dan lain-lain secara holistic dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa, pada suatu konteks khusus yang alamiah dengan memanfaatkan berbagai metode alamiah. Ibnu Asyur melakukan pembaharuan pada segala bidang kehidupan, termasuk bidang pendidikan. Ide-idenya di bidang pendidikan tersebar dalam tafsir At-Tahrir Wa At-Tanwir yang mencakup beberapa poin penting tentang: peletak dasar-dasar pendidikan untuk umat manusia, urgensi seorang guru, Ibu sebagai guru pertama, pendidikan yang tepat, teknik pembebanan dalam pendidikan, seni drama untuk pendidikan, dan sistem punisment.
Collections
- Master of Islamic Studies [1637]
