| dc.description.abstract | Seseorang yang memiliki konsep diri yang baik akan mampu menghadapi tuntutan dari dalam diri maupun dari luar dirinya. Sebaliknya seseorang yang memiliki konsep diri negatif kurang mempunyai keyakinan diri, merasa kurang yakin dengan kepuasannya sendiri dan cenderung mengandalkan opini dari orang lain dalam memutuskan. Dan tiap orang memiliki konsep diri yang berbeda-beda, meskipun tidak ada yang orang yang betul-betul sepenuhnya berkonsep diri positif atau negatif. Dari beberapa penelitian ditemukan kesimpulan bahwa ada hubungan yang siginifikan antara konsep diri dengan kecenderungan dalam melanggar peraturan dan perilaku disiplin seseorang. Individu yang memiliki dasar-dasar dan mampu mengembangkan disiplin diri, berarti memiliki keteraturan diri berdasarkan acuan nilai moral. Sehubungan dengan hal tersebut, disiplin diri dibangun dari asimilasi dan penggabungan nilai-nilai moral untuk diinternalisasi oleh subjek didik sebagai dasar-dasar untuk mengarahkan perilakunya. Berdasarkan hasil observasi, bahwasannya tingkat kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Al Hidayah masih terbilang rendah. Seperti contoh dalam hal berpakaian, terdapat beberapa santri yang tidak memakai kaos kaki ketika pergi ke sekolah, dan juga sering terlihat terlambat dan meninggalkan jam-jam aktif sekolah. Dari latar belakang tersebut kemudian penulis meneliti tentang hubungan antara konsep diri dan perilaku kedisiplinan santri Pondok Pesantren Al Hidayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pola antara konsep diri dan perilaku kedisiplinan santri Pondok Pesantren Al Hidayah Temon Kulon Progo. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif. Pengumpulan data dengan menggunakan metode observasi, wawancara, angket, instrumen tes dan dokumentasi. Analisis data menggunakan korelasi product moment. Populasi yang dipakai adalah santriwan-santriwati Pondok Pesantren Al Hidayah yang berjumlah 60 orang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara konsep diri dengan perilaku disiplin sebesar 0,305 pada p=0,018. Hal ini menunjukkan semakin tinggi konsep diri yang diberikan maka semakin tinggi pula tingkat kedisiplinannya, begitupun sebaliknya semakin rendah konsep diri yang diberikan maka semakin rendah pula tingkat kedisiplinannya. Sumbangan efektif yang diberikan oleh variabel konsep diri dengan sebesar 9,3%. Artinya ada pengaruh variabel lain sebesar 90,7% yang mempengaruhi kedisplinan selain konsep diri. Variabel-variabel lain tersebut merupakan faktor- faktor yang turut menentukan kedisiplinan seorang pelajar. | en_US |