| dc.description.abstract | Tesis ini ingin membuktikan bahwasanya hadis-hadis Muhammad SAW. tidaklah membatasi akan kepemilikan harta seseorang (hasil) dari suatu aktivitas bisnis, tapi membatasi bagaimana cara (proses) untuk mendapatkan harta (hasil) dari aktivitas bisnis tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa dalam aktivitas bisnis, hadis-hadis Rasulullah SAW. lebih menekankan pentingnya proses (etika bisnis) dari pada hasil, agar tidak ada pihak yang menzalimi dan tidak ada pihak yang terzalimi. Tesis ini menunjukkan bahwa proses (cara) melakukan suatu aktivitas bisnis harus dilandasi dengan etika bisnis. Etika bisnis yang dipahami dari petunjuk-petunjuk Rasulullah SAW. menekankan pentingnya dua hal; pertama, melakukan aktivitas bisnis dengan perilaku bisnis terpuji dan kedua, menghindari perilaku bisnis tercela. Etika bisnis tersebut sudah dipraktikkan oleh Muhammad SAW. dalam melakukan aktivitas bisnis jauh sebelum diangkat sebagai Rasul. Sumber utama penelitian ini adalah teks-teks (sabda Nabi) yang terdapat dalam (kitab hadis) Ṣahīḥ al-Bukhārī and Ṣahīḥ Muslim. Selain itu, untuk memperdalam pemahaman tentang teks-teks tersebut, dipergunakan pula sumber pendukung berupa kitab-kitab syarah al-ḥadīs dan kitab-kitab fikih. Cara membaca teks-teks tersebut dilakukan secara tematik (mauḍū’ī), yang diperkaya dengan teori dan metodologi dari disiplin ilmu lain seperti sejarah. | en_US |