| dc.description.abstract | Pendidikan adalah merupakan hak anak yang menjadi kewajiban orang tuanya yaitu berkewajiban memberikan hak pendidikan kepada anak-anaknya dengan sebaik-baiknya. Seluruh pendidikan merupakan kebutuhan juga suatu kewajiban bagi orang tua karena anak adalah amanat yang diberikan Allah untuk dipelihara dan dipertanggung-jawabkan di hadapan-Nya. Metode penelitian yang digunakan yaitu: metode penentuan subyek, metode pengumpulan data, dan metode analisis data. Metode ini sebagai cara ilmiah untuk mendapatkan data yang valid dengan tujuan dapat ditemukan, dikembangkan, dan dibuktikan suatu pengetahuan tertentu yang digunakan untuk memahami, memecahkan, dan mengantisipasi masalah dalam pendidikan merupakan langkah-langkah yang dilakukan dalam mengumpulkan dan menggali data serta menginterpretasikan data, guna menemukan jawaban permasalahan Pendidikan Agama Islam dalam keluarga. Hasil penelitian memberikan kesimpulan mengenai kualitas pendidikan Agama Islam yang diterapkan di dalam keluarga siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri Jejeran yaitu pelaksanaan pendidikan Agama Islam dalam keluarga mengenai ibadah sholat wajib, baca Al-Qur’an serta pendidikan akhlak sudah baik, karena didukung oleh peranan orang tua yaitu dengan cara menanamkan nilai-nilai agama pada anak sejak usia dini. Pendidikan yang dilakukan orang tua siswa dengan metode-metode yang baik yaitu metode nasehat dan metode pemberian contoh. Adanya faktor pendukung yaitu: lingkungan yang agamis, kemampuan atau pengetahuan orang tua terhadap pendidikan Agama Islam dan faktor Penghambat yaitu: pergaulan dengan teman yang cenderung mengajak atau memberikan pengaruh untuk mengikuti kebiasaan-kebiasaan yang bersifat negatif, terbatasnya pengetahuan tentang Pendidikan Agama Islam yang dimiliki orang tua siswa, terbatasnya alokasi waktu orang tua dalam memberikan pendidikan Agama Islam pada anaknya, kemajuan teknologi yang mengarahkan pada anak-anak untuk malas mengaji, belajar karena keasyikan untung main game atau HP, acara televisi yang dapat mengganggu proses belajar anak dalam hal konsentrasi dan waktu belajar. | en_US |