| dc.description.abstract | Pesantren adalah lembaga pendidikan tradisional Islam untuk memahami, menghayati dan mengamalkan ajaran agama Islam (tafaqquh fiddin) dengan menekankan moral agama Islam sebagai pedoman hidup bermasyarakat sehari hari. Pembinaan akhlak dan kepribadian merupakan permasalahan yang kompleks dan multi dimensional. Jika kita berbicara budi pekerti artinya kita sedang meneropong keseluruhan dimensi yang satu dengan yang lain saling keterkaitan. Persoalan demi persoalan tingkah laku sering muncul ke permukaan secara tidak beraturan. Berdasarkan hasil observasi awal, ditemukan adanya kesenjangan keadaan antara fungsi pondok pesantren dengan prilaku keseharian santri terutama dalam hal akhlak, seperti kurang memiliki kesadaran dan tanggung jawab, tidak mentaati tata tertib pondok, seperti terlambat datang, sering absen dan bolos, merokok di pondok, suka mencorat-coret fasilitas pondok, kurang dan rendah minat belajarnya, kurang peduli terhadap kebersihan kelas dan lingkungan, berpakaian tidak rapi dan tidak sopan, berkata-kata kasar dan kotor, bergaul terlalu bebas dengan anak yang tidak sekolah dan sebagainya. Dalam penelitian ini dirumuskan permasalahan yang akan menjadi pusat pusat penelitian yaitu : Bagaimana peranan pondok pesantren Al-Barokah Rancapaku Padakembang Tasikmalaya dapat pembinaan akhlak santri? Dan Bagaimana model pembinaan akhlak di pesantren Al-Barokah Rancapaku Padakembang Tasikmalaya?. Metode dalam penelitian ini Penyusun menggunakan metode field research dengan mengunakan pendekatan kualitatif, sebab data yang diperoleh dan dikumpulkan lebih banyak data kualitatif yaitu data yang disajikan dalam bentuk kata verbal dan bukan dalam bentuk angka., penyusun menggunakan teknik observasi, komunikasi tidak langsung (angket) dan teknik komunikasi langsung (wawancara), dan dokumentasi. | en_US |