Show simple item record

dc.contributor.authorBudiarto
dc.date.accessioned2026-04-02T07:07:45Z
dc.date.available2026-04-02T07:07:45Z
dc.date.issued2014
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/61220
dc.description.abstractDengan lajunya perkembangan dunia teknologi dan modernisasi, secara tidak langsung ternyata telah mengakibatkan banyak manusia lupa dan mengabaikan aspek- aspek keagamaan. Hal ini dapat ditangani dengan pembinaan perilaku keagamaan secara intensif dan berkesinambungan. Pada esensinya merupakan pemahaman terhadap ajaran agama Islam itu sendiri dan bertekad untuk mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari sertama mpu untuk mengendalikan diri setelah memahami. Usaha Pembinaan perilaku yang dilakukan oleh guru Akidah Akhlak di madrasah sesungguhnya tidak lain adalah untuk mengatasi dan menanggulangi serta mencegah terjadinya kenakalan remaja dan membentuk pribadi yang berbudi pekerti yang luhur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi pembelajaran akhlak terhadap perilaku siswa kelas VIII MT's Negeri Nglipar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang berbentuk deskriptif. Adapun metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan untuk analisisnya, penulis menggunakan analisis deskriptif yang bertujuan untuk menjelaskan aspek yang relevan dengan fenomena yang diamati dan menjelaskan karakteristik fenomena atau masalah yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari pembelajaran akhlak terhadap perilaku siswa, yaitu terciptanya iklim positif terhadap nilai-nildi religiositas Islam yang tercermin dalam moralitas yang luhur (akhlak al-mahmudah), dan upaya menjaga serta memelihara diri dari kecenderungan-kecenderungan immoral (akhlak al-mazmumah), serta kesadaran diri yang tinggi yang ditanamkan dalam diri setiap manusia untuk berperilaku dan bekarakter layaknya tuntunan kitab suci al-Qur'an, yaitu dengan menghias diri dengan perilaku terpuji. Faktor pendukung dalam pembelajaran akhlak adalah selain kewenangan guru dalam upaya membentuk karakter beragama siswa juga karena input adanya fasilitas sekolah serta sarana prasarana yang memadai. Sedangkan menjadi faktor penghambat adalah karena sistem pendidikan yang selalu meningkat sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPembelajaran Akhlaken_US
dc.subjectPerilaku Siswaen_US
dc.titleKontribusi Pembelajaran Akhlak terhadap Perilaku Siswa Kelas VIII MTs Negeri Ngliparen_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record