Pengaruh Presepsi Pola Bagi Hasil Terhadap Komitmen Nasabah (Studi Kasus Pada BMT Al-Iklas Yogyakarta
Abstract
Bagi hasil merupakan karakteristik umum dan landasan dasar operasional bank syari'ah secara keseluruhan. Secara prinsip dalam perbankan syari'ah yang paling banyak dipakai adalah akad utama: al- mudharabah dan al- musyarakah. Pada mekanisme bank syari'ah, pihak bank dan nasabah harus melakukan transparansi dan kemitraan secara baik dan ideal. Keuntungan yang dibagi hasilkan harus dibagi secara proporsional antara bank (shohibul maal) dengan nasabah (mudharib). Keuntungan bersih harus dibagikan antara bank (shahibul maal) dan nasabah (mudharib) sesuai dengan proporsi yang disepakati sebelumnya dan secara eksplisit di sebutkan dalam perjanjian awal Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh persepsi pola bagi hasil terhadap komitmen nasabah. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan desain dalam bentuk kausal. Teknik pengumpulan data menggunakan angket teknik sampling dengan bentuk purposive sampling. Jumlah sample adalah sebanyak 103 orang responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, dan regresi linier. Berdasarkan hasil penelitian dilakukan benar terdapat pengaruh antara persepsi penerapan pola bagi hasil dan komitmen. Dari analisis regresi linier didapatkan nilai Y- 23,486+0,637 X dan nilai regresi signifikan. Dari hasil uji korelasi di peroleh nilai sebesar 0,479 dan dapat disimpulkan bahwa hubungan variabel persepsi bagi hasil dengan variabel komitmen nasabah adalah cukup kuat dan positif, dan dari uji determinasi didapatkan nilai koefisien determinasi sebesar 24,7 %. Hal ini berarti komitmen nasabah dipengaruhi oleh faktor persepsi bagi hasil sebanyak 24,7 % sedangkan sisanya 75,3 % dipengaruhi faktor lain.
Collections
- Master of Islamic Studies [1637]
