| dc.description.abstract | Pedidikan Agama Islam (PAI) tidak saja berorientasi kepada wilayah kognitif, afektif, psikomotorik, bahkan sangat mungkin kedua-duanya, terutama dua yang terakhir, maksudnya meneruskan dan mengembangkan jiwa, semangat dan nilai-nilai keagamaan pada santri putra, khususnya yang menghafal al- Qur'an di Pondok Pesantren An Nur Ngrukem Pendowoharjo Sewon Bantul. Disamping itu al-Qur'an adalah sebagai kitab suci yang menjadi hukum pertama sesudahnya al- Hadis, melalui pengenalan membaca, menghafalkan, menghayati makna isi kandungannya, mentadaburi dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dari kegiatan penelitian ini yang tertanam pada santri pada kegiatan penilaian Pendidikan Agama Islam yaitu motivasi dalam menghafal al-Qur'an sebagai pemupukan pengetahuan, tetapi juga penghayatan dan pengamalan sekaligus. Penelitian ini meneliti tentang, motivasi santri putra dalam menghafal al-Qur'an di Pondok Pesantren An Nur Ngrukem Pendawaharja Sewon Bantul yang meliputi, motivasi santri putra itu sendiri, niat didalam menghafal al-Qur'an, sudahkah sesuai dengan ajaran yang disyariatkan oleh Islam dan tuntunan Rasulullah SAW. Di dalam penelitian ini jenis yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif dengan tekhnik pengumpulan data, melalui interview, angket, wawancara, serta observasi memakai tekhnik random sampling statistik sederhana. Setelah data terkumpul diolah dan dianalisa secara kuantitatif dan kualitatif sehingga diinterprestasikan memakai angka-angka yang nantinya akan memberikan kejelasan apa yang di dapatkan. Dari hasil penelitian ini, menunjukan bahwa pelaksanaan santri di dalam menghafal al Qur'an di Pondok Pesantren An Nur Ngrukem Pendawaharja Sewon Bantul, motivasinnya sangat tinggiYaitu (80 % s/d 100 % ), niatnya sesuai dengan ajaran Islam, sehingga diharapakn akan berpengaruh terhadap proses belajar mengajar al Qur'an, untuk membentuk sikap dan perilaku santri dalam kehidupan sehari-hari. Yang bisa menambah keimanan, ketakwaan kepada Allah SWT, menjadi Ahlu al-Qur'an umat Muhammad SAW mendapatkan barokah dan syafa'atn Nya di Hari Qiyamat. | en_US |