| dc.description.abstract | Meskipun pertumbuhan bank syari'ah akhir-akhir ini cukup pesat, namun masyarakat Indonesia khususnya umat Islam belum sepenuhnya mendukung keberadaan bank syari'ah tersebut. Hal ini sebagaimana yang terjadi pada BPR Syari'ah Al-Mabrur Ponorogo, walaupun penduduk kota Ponorogo mayoritas muslim dan terkenal cukup religius, ternyata sebagian besar dari mereka belum tergerak hatinya untuk berhubungan atau menjadi nasabah BPR Syari'ah. Oleh karena itu demi pertumbuhan dan perkembangan BPR Syari'ah al-Mabrur, sangatlah urgen kiranya pihak BPR Syari'ah memperluas jaringan pemasaran dan mempunyai strategi pemasaran yang berorientasi kepada konsumen dengan cara mengetahui tentang perilaku konsumen yang menyangkut sikap dan persepsi konsumen terhadap atribut citra BPR Syari'ah al-Mabrur Ponorogo. Dalam hal ini tujuan penelitian ini adalah pertama, untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen merespon produk-produk BPR Syari'ah al-mabrur ponorogo, kedua untuk mengetahui persepsi konsumen terhadap citra BPR Syari'ah, dan ketiga untuk mengetahui perbandingan luas area antara citra BPR Syari'ah menurut konsumen dengan citra yang diinginkan oleh Perusahaan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian dengan kategori kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuisioner dan wawancara. Pengambilan sampel diambil dengan metode purposive sampling dengan jumlah 100 orang yang terdiri atas nasabah BPRS. Analisis data yang digunakan penulis adalah analisis data deskriptif kualitatif atau statistik deskriptif, dengan menggunakan tahapan: skoring dengan tabel skala prioritas, tabel frekuensi dan metode sarang laba-laba dengan pendekatan multi atribut. Hasil dari penelitian ini adalah faktor agama dan kualitas pelayanan adalah faktor dominan yang mempengaruhi konsumen merespon produk-produk BPR Syari'ah. Namun, masih banyak faktor lain yang juga sangat berpengaruh terhadap respon konsumen terhadap BPRS, misalnya faktor ke tidak kelengkapan fasilitas yang menyebabkan nasabah tidak loyal. Persepsi konsumen terhadap citra BPR Syari'ah dalam kategori "sedang" (60%) atau positif. Adapun perbandingan luas area antara citra menurut konsumen dengan yang diinginkan BPR Syari'ah, belum semua faktor citra yang diinginkan perusahaan bisa dicapai oleh persepsi di mata konsumen, yaitu pada faktor fasilitas, tingkat kepercayaan masyarakat, lokasi dan birokrasi BPRS. Sebagai saran, agar BPR Syari'ah direspon oleh konsumen muslim di Ponorogo, maka hendaknya terus meningkatkan kualitas kinerjanya agar citranya dinilai positif oleh konsumen terutama pada faktor-faktor yang dinilai negatif oleh konsumen. | en_US |