| dc.description.abstract | Penelitian ini mengkaji tentang manajemen pengelolaan mutu pendidikan yang dilakukan oleh Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Wonosari Kabupaten Gunungkidul. Sebagai Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah satu-satunya yang ada di daerah kota Wonosari Kabupaten Gunungkidul, serta lembaga pendidikan yang setara dengan sekolah menengah yang ada di Wonosari Kabupaten Gunungkidul, tentu madrasah ini mempunyai tantangan dan juga peluang untuk mengembangkan madrasah yang unggul atau berkualitas dibanding dengan madrasah yang lain. Oleh karena itu, madrasah ini sebagai madrasah yang unggul diantara madrasah yang lain, tentunya ia mempunyai peran penting di dalam pengelolaan mutu pendidikan sehingga mampu melakukan perencanaan pendidikan yang dilakukan di dalam mencapai cita-citanya tersebut. Jadi masalah penelitian ini, menjelaskan bagaimana pengelolaan mutu pendidikan yang berkaitan dengan pengembangan kurikulum, peran stake holder dalam peningkatan mutu pendidikan Wonosari Kabupaten Gunungkidul dalam peningkatan mutu pendidikan. Untuk menjawab permasalahan penelitian ini digunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan diskriptif analisis. Adapun dalam pengumpulan data digunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah data terkumpul dilakukan analisa dengan berpilir dialektik dengan data-data yang ada konsep-konsep pengelolaan mutu pendidikan. Sehingga dapat diketahui sejauh mana pengelolaan mutu yang sudah dilakukan oleh Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Wonosari Kabupaten Gunungkidul dalam mewujudkan madrasah yang berkualitas. Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa pengelolaan mutu pendidikan yang dilakukan oleh Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Wonosari Kabupaten Gunungkidul sudah berjalan cukup baik, yaitu pelaksanaan kurikulum pembelajaran baik yang intra maupun ekstra berjalan sesuai dengan perencanaan pengajaran pendidikan, serta menggunakan model pembelajaran PAKEM (Pembelajaran Aktif, Kreatif, dan Menyenangkan). Dan pembelajaran yang dikaitkan dengan kegiatan keagamaan. Yang semua ini mengacu pada kompetensi peserta didik. Peran stake holder yang dibangun oleh MTs Wonosari cukup baik misalnya, bekerja sama dengan orang tua siswa melalui pertemuan-pertemuan rutin setiap sebulan sekali, Komite Sekolah dalam menyusun RAPBM yang dilakukan tiap awal tahun pelajaran. | en_US |