Pendidikan Keluarga Menurut Al-Qur'an Surat Luqman Ayat 13-19 (Analisis Paedagogis Kandungan Al-Qur'an Surat Luqman Ayat 13-19)
Abstract
Keluarga berdasarkan ilmu pendidikan Islam. Menurut A. Tafsir (2004:12) ilmu pendidikan Islam ialah ilmu pendidikan yang berdasarkan Islam dan sumber dari pendidikan Islam adalah Al-Quran dan As-Sunnah. Al-Qur’an merupakan sumber pendidikan yang tidak mengalami perubahan sebagai pedoman yang lengkap dan sempurna. Di dalam Al-Quran terdapat banyak nilai-nilai pendidikan yang dapat dikaji, untuk mengaplikasikannya dalam kehidupan pribadi, keluarga ataupun bermasyarakat, khususnya bagi kemajuan pendidikan Islam. Kandungan Al-Qur’an Surat Luqman Ayat 13-14 adalah pendidikan yang dilakukan dalam lingkungan keluarga tentunya memiliki tanggung jawab berbeda dengan pendidikan di luar keluarga (sekolah, masyarakat). Orang tua sebagai penanggung jawab penuh bagi dan keluarganya yang sampai terikat dengan tali hubungan darah, tanggung jawab baik di dunia maupun akhirat. Selain itu Al-Qur’an Surat Luqman Ayat 13-19 tentang akhlak anak secara islami, agar terbentuknya anak berpribadi muslim. Banyak sekali metode mendidik dalam pendidikan Islam, misalnya melalui nasihat dan cerita. Orang tua menasihati kepada anaknya jangan memalingkan muka karena sombong, melarang berjalan dengan angkuh atau membanggakan diri. Karena manusia tidak pantas memiliki sifat sombong hanya Allahlah yang pantas sombong. Lalu orang tua menyuruh berjalan dengan sederhana, tidak terlalu lambat seperti orang yang pura-pura lemah dan tidak terlalu cepat seperti orang yang ahli, karena mungkin orang lain tidak menyukai sifat tersebut. Kemudian orang tua menasihati anaknya agar melembutkan suara dalam berbicara, artinya tidak terlalu keras sehingga mengganggu orang lain, juga tidak terlalu pelan. Boleh saja berbicara keras tapi bila diperlukan. Pendidikan keluarga adalah untuk mencapai ketentraman dalam sebuah keluarga harus didasari dengan mawaddah dan warahmah. Pangkal ketentraman dan kedamaian hidup terletak dalam keluarga. Keluarga merupakan masyarakat alamiah yang pergaulan di antara anggota yang bersifat sah dan disinilah diletakkan dasar-dasar pengalaman melalui rasa kasih sayang dan penuh kecintaan, kebutuhan akan kewajiban dan nilai-nilai kepatuhan. Akan tetapi yang lebih baik dan mudah diserap oleh anak adalah metode praktis yaitu orang tua mendidik melalui keteladanan. Orang tua harus berusaha menjadi teladan bagi anaknya, tentunya teladan yang baik. Dengan keteladanan itu dimaksudkan anak senantiasa akan mencontoh segala sesuatu yang baik-baik dalam perkataan maupun perbuatan.
Collections
- Master of Islamic Studies [1637]
