• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Aktualisasi Konsep Dasar Pendidikan Islam (Suatu Tinjauan Filsafat Pendidikan Islam)

    Thumbnail
    View/Open
    9902005.pdf (11.91Mb)
    Date
    2001
    Author
    Abdullah, Abd. Rahman
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kehadiran Islam sebagai paradigma pendidikan bukanlah mengada-ada melainkan keniscayaan bahkan obsesi menjadikannya alternatif terbaik dalam membangun kehidupan manusia, masyarakat dan peradaban dewasa ini. Persoalan pendidikan senantiasa menuntut adanya ikhtiar mencari paradigma baru yang semakin antisipatif dan Islami dalam menjawab krisis intelektual, moralitas dan peradaban manusia dewasa ini. Islam sebagai sumber nilai, keilmuan dan peradaban banyak memberi pemikiran yang amat berharga bagi kehidupan. Ini akan terwujud bila dikonstruksi dengan baik bagi pengembangan manusia, keilmuan dan peradaban yang selalu jadi persoalan esensial kehidupan sekaligus cita-cita pendidikan Islam. Keberadaan pendidikan Islam dengan konsep kefilsafatannya senantiasa berusaha menjawab berbagai persoalan kependidikan untuk diaktualisasikan dalam aplikasinya. Konsep dasar pendidikan Islam penting untuk dikaji, karenanya tesis ini membahas Aktualisasi Konsep Dasar Pendidikan Islam Suatu Tinjauan Filsafat Pendidikan Islam. Inti masalahnya apa konsep dasar pendidikan Islam dan bagaimana aktualisasinya dalam kerangka konsep kependidikan Islam. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif rasionalistik melalui penerapan tata pikir relasi dan logik serta analisis konsep dan kebahasaan sekaligus menerapkan konten analisis yang dilakukan berdasarkan deskripsi persoalan secara kritis dengan cara berpikir induktif, deduktif dan reflektif kajian ini bertujuan mencari pemikiran konsep dasar sekaligus aktualisasinya dalam pengembangan konsep kependidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan telaah aktualisasi konsep dasar pendidikan Islam dapat dilihat dan dikembangkan dari makna dasar dan dasar filosofis pendidikan Islam. Makna dasar sebagaimana tercermin pada pengertian, tujuan dan fungsi pendidikan Islam; sedangkan dasar filosofis sebagaimana tercermin pada landasan dasar, prinsip dasar dan aspek dasar filosofis pendidikan Islam beserta paradigma filosofis dan implementasinya yang dilihat secara utuh dan interaktif merupakan refleksi ajaran Islam. Makna pendidikan Islam berasal dari kata tarbiyah, ta'lim dan ta'dib kesemuanya bermakna mendidik, membimbing, mengajar, membelajarkan, dan membina akhlak, moral kearah keharmonisan, kemajuan dan kesempurnaan. Jelasnya merupakan usaha sungguh-sungguh dalam mengembangkan segenap potensi fitrah manusia secara terarah, kontinyu, totalitas dan efektif dalam menjadikan manusia berkualitas tinggi terutama dalam aspek aqliah, qalbiah, jasadiah dan amaliah sehingga mampu menjadikan manusia dan masyarakat beriman, berilmu, berkepribadian, beretos kerja, profesional, beramal shaleh dan bermoral dalam mengembangkan kehidupan yang mandiri, integratif, seimbang, dinamis dan kreatif dalam kedudukannya sebagai abdullah dan khalifatullah sesuai dengan cita-cita kemanusiaan, kemasyarakatan dan peradaban yang diyakini terbaik menurut Islam. Dari makna ini juga tercermin tujuan dan fungsi pendidikan Islam. Lebih jauh pendidikan Islam pada intinya bertujuan membangun manusia dan masyarakat secara utuh dan menyeluruh di semua aspek kehidupan yang membawa pada kehidupan budaya dan peradaban dalam memperoleh keselamatan, kesejahteraan dan kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Sedang fungsinya merupakan bentuk pengerahan, pembinaan dan pengembangan agar mampu mengembangkan diri, ilmu, tugas hidup, akhlak mulia, peran aktif dalam membangun kehidupan bagi diri, keluarga, masyarakat, alam lingkungannya dalam mewujudkan kehidupan ideal bagi kemajuan, kesejahteraan dan derajat peradaban yang terbaik dalam kehidupannya berdasarkan ajaran Islam. Landasan dasar merupakan sumber yang menjadi dasar pijakan dalam pengembangan pendidikan Islam terdiri dari Al-Qur'an, As-sunnah, Pemikiran Islam (terutama Ijtihad, Ijma, Qias, Karya dan sebagainya), Sejarah Islam (Sejarah Manusia terutama Masyarakat Islam) dan Realitas Kehidupan sekarang (termasuk alam semesta) yang mesti dilihat secara utuh dan interaktif dalam satu kesatuan dengan lainnya. Ini berarti pendidikan Islam mengembangkan sumber petunjuk Ilahiyah-Normativitas, Kontekstualitas, Intelektualitas, Historisitas dan Realitas Emperis secara utuh dan menyeluruh sebagai sumber sekaligus dasarnya. Prinsip dasar pendidikan Islam merupakan dasar pemikiran, nilai motivasi dan dasar operasional yang mendasari aplikasinya. Islam menyadarkan manusia membutuhkan pendidikan untuk bisa berkembang maksimal, berdaya dan mandiri. Islam memposisikan manusia sebagai makhluk yang dapat dan harus dididik juga makhluk yang dapat dan harus mendidik. Manusia makhluk positif, sempurna, mempunyai fitrah, potensi kehidupan abdullah dan khalifatullah yang mesti dikembangkan sesuai hakikat kehidupannya. Manusia akan baik bila tetap mengikuti hakikat perkembangan berdasarkan konsep fitrah sebagai inti kehidupannya. Karenanya pendidikan berdasarkan prinsip utamanya fitrah, integritas, keseimbangan, kesempurnaan dan rahmatal lil alamin yang menjadi ciri eksistensi pendidikan Islam yang bernilai idealisme, konstruktivisme, fungsionalisme, dan pragmatisme dalam membangun seluruh aspek kehidupan manusia dan masyarakat kepada kesejahteraan dan peradaban umat manusia. Aspek dasar filosofis pendidikan Islam secara fundamental menyangkut konsep dasar ketuhanan, konsep dasar manusia dan konsep alam semesta dalam Islam yang mesti dilihat secara utuh, interaktif, seimbang dan integratif. Adanya konsep ketuhanan yang strategis (Allah, Sifat-Nya, Asma-Nya dan sistem Tauhid) berarti pendidikan Islam tidak lepas dari filsafat ketuhanan sebagai sumber nilainya. Adanya konsep manusia yang luas (konsep proses kejadian manusia, istilah an-nas, al-insan, al-basyar dan bani Adam dalam Al-Qur'an, konsep fitrah yang berisi hakikat, tujuan-fungsi dan potensi manusia, dan citra manusia seutuhnya "insan kamil" menurut Islam) berarti pendidikan Islam juga berdasarkan kemanusiaan sebagai pelaku utama kehidupannya. Adanya konsep alam semesta yang mendasar (makna alam semesta, penciptaannya, tujuan dan keutuhannya serta alam kehidupan manusia menurut Islam) yang berarti pendidikan Islam tidak terlepas dari persoalan kealaman “alam semesta” sebagai sumber kehidupannya. Semua ini menjadi penting karena dapat menjadikannya subjek dan objek dalam kerangka sumber dan arah bagi pengembangan pendidikan Islam. Paradigma filosofis pendidikan Islam merupakan pendidikan ideal yang berwawasan nilai, semesta, integratif, fungsional dan antisipatif yang dibangun secara utuh dan menyeluruh melalui pembangunan konsep ketuhanan, kemanusiaan dan alam semesta dalam membangun kehidupan ideal peradaban manusia. Pendidikan Islam mencitakan lahirnya manusia dan masyarakat yang sungguh beriman, berilmu luas, beramal shaleh, berkarya unggul dan bermoral tinggi bagi kemajuan, kesejahteraan dan peradabannya sesuai ajaran Islam. Dalam implementasinya, pendidikan Islam berupaya membangun manusia dan masyarakat seutuhnya secara menyeluruh, integratif, komparatif, kompetitif dan distributif dalam menghadapi berbagai perkembangan dan perubahan kehidupan. Tegasnya mampu membangun manusia mengantarkannya pada kehidupan selamat, maju, sejahtera, bermartabat dan berperadaban dalam kehidupannya. Pendidikan berdasar nilai ketuhanan (ilahiyah), kemanusiaan (insaniyah) dan kealaman (alamiyah), agar semuanya teraktualisasi dalam kehidupan manusia dan masyarakat dalam mewujudkan keutuhan jasmani, keluasan intelektual, kedalaman spiritual, keunggulan karya-amal, ketinggian moral dan budaya dalam kehidupan pribadi, masyarakat, bangsa dan negara yang membawanya kepada keunggulan peradaban umat manusia. Dari sini pendidikan Islam merupakan pendidikan yang ideal, konstruktif, fungsional, prospektif dan praktis bagi semua kehidupan manusia. Dari itu perlu memahami makna dasar dan dasar filosofis pendidikan Islam secara tepat dan benar, perlu pembinaan dan pengembangan pendidikan Islam yang terarah, sistematis dan kontinuitas berdasarkan konsep dasar filosofis pendidikan Islam termasuk pengembangan paradigma dan implementasinya di dunia pendidikan Islam. Dengan ini diharapkan terwujudnya pengembangan filosofis pendidikan Islam yang benar-benar mampu menjawab krisis kemanusiaan dalam aspek intelektualitas, moralitas dan kultural, sehingga eksistensi pendidikan Islam dapat berkomunikasi dan berkompetisi dengan berbagai konsep kefilsafatan pendidikan lainnya dalam membangun kehidupan manusia dan masyarakat yang utuh dan berkualitas yakni manusia yang dinamis, kuat, harmonis, tangguh dan kreatif dalam mengembangkan berbagai tugas kehidupan secara sempurna.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/61084
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1664]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV