Peran Pengawas dalam Meningkatkan Kinerja Guru Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Wonogiri Tahun Pelajaran 2006/2007
Abstract
Program peningkatan mutu pendidikan di madrasah dapat dicapai apabila kegiatan pendidikan dan pembelajaran berlangsung dengan baik, berdaya guna dan berhasil guna. Hal ini dapat terlaksana jika ditunjang dengan adanya upaya peningkatan kemampuan personal pendidikan di madrasah. Guru sebagai pemeran utama kegiatan pembelajaran, oleh karena itu berhasil tidaknya upaya peningkatan kualitas pendidikan banyak ditentukan oleh kemampuan yang ada pada guru. Mengingat begitu pentingnya peranan guru, maka selayaknya lah bila kemampuan guru perlu ditingkatkan melalui program pembinaan. Salah satu cara melakukan pembinaan profesionalitas kinerja guru di bidang akademik perlu dilakukan pengawasan di madrasah oleh pengawas akademik yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan mendapatkan gambaran mengenai proses pelaksanaan pembinaan yang dilakukan pengawas terhadap guru MI di Kabupaten Wonogiri, untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi pengawas dalam meningkatkan kinerja guru MI dan mengetahui seberapa besar peran pengawas dalam meningkatkan kinerja guru MI di Kabupaten Wonogiri. Penelitian ini dilakukan di lingkungan Departemen Agama Kabupaten Wonogiri propinsi Jawa Tengah. Adapun yang menjadi populasi dan sampel penelitian ini adalah Pengawas PAI dan guru MI se Kabupaten Wonogiri yang berjumlah 300 orang. Kemudian sampel yang digunakan adalah Pengawas PAI sejumlah 2 orang dan guru MI sebanyak 150 orang yang diambil dengan menggunakan teknik random sampling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan angket. Setelah data terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan dua cara yaitu kualitatif dan kuantitatif, di mana data yang berupa angka dianalisis dengan metode korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan yang dilakukan Pengawas PAI dalam meningkatkan kinerja guru MI di Kabupaten Wonogiri adalah melalui pengembangan pelayanan teknis administratif dan edukatif, yang mana pelayanan teknis edukatif lebih banyak dibandingkan dengan pelayanan teknis administratif. Dalam upaya meningkatkan kinerja guru madrasah ibtidaiyah di Kabupaten Wonogiri, ada beberapa kendala yang dihadapi Pengawas PAI antara lain keterbatasan kemampuan profesional dan wawasan pengawas, sikap sebagai pembina, pengalaman lapangan, dana dan kurangnya kesadaran guru akan pentingnya pengembangan diri. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa Pengawas PAI mempunyai peran yang cukup baik dalam meningkatkan kinerja guru MI di Kabupaten Wonogiri, hal ini ditunjukkan dengan nilai korelasi 0,64. Sehubungan dengan hasil penelitian tersebut, maka dapat dipertimbangkan saran sebagai berikut: Pengawas PAI hendaknya memiliki wawasan yang luas dan kemampuan profesional yang memadai baik dari segi teknis kependidikan maupun teknis administratif. Pengawas hendaknya bersikap proaktif dalam menjalin kemitraan kerja dengan semua unsur terkait dan hendaknya mengoptimalkan kegiatan KKG, KKMI dan pokjawas yang diselenggarakan setiap bulan untuk meningkatkan kemampuan profesional, manajerial dan hubungan sosial.
Collections
- Master of Islamic Studies [1664]
