Problematika Manajemen Pendidikan (Studi Kasus di SMA Negeri 2 Pacitan)
Abstract
Manajemen sebagai suatu disiplin ilmu dalam perkembangannya tidak hanya diterapkan dalam dunia bisnis dan industri, akan tetapi lembaga pendidikan sebagai suatu organisasi perlu menerapkan manajemen yakni manajemen pendidikan. Manajemen pendidikan memiliki pengertian suatu aktifitas untuk memadukan sumber-sumber pendidikan agar terpusat dalam usaha mencapai tujuan pendidikan yang telah ditentukan. SMA Negeri 2 Pacitan semenjak didirikan pada tahun 1996 sampai sekarang, belum terlihat perkembangan yang signifikan. Berangkat dari perkembangan yang kurang pesat tersebut mendorong penulis melakukan penelitian untuk mengetahui penyebabnya, sekaligus mencarikan jalan keluarnya. Penelitian yang penulis lakukan merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dalam pengumpulan data tentang pelaksanaan manajemen yang dilakukan Kepala Sekolah dan problem yang dihadapi di SMA N 2 Pacitan penulis menggunakan metode observasi, interview dan dokumentasi agar diperoleh data yang faktual dan akurat. Dari data yang terkumpul dari penelitian ini dapat disimpulkan: disetiap penerimaan siswa baru yang dilaksanakan secara serentak hanya mendapatkan 80 siswa, tingkat perolehan UAN rata-ratanya masih rendah, ruang kelas belum mencukupi, laboratorium IPA, Bahasa dan computer belum memiliki, job deskripsi kurang jelas, hubungan antara kepala sekolah dengan guru dan staf kurang sehat, demokratisasi, transparansi, dan akuntabilitas manajemen sekolah perlu ditegakkan. Kurangnya pemberdayaan komite sekolah dan personal sekolah yang ada dalam mengambil kebijakan sekolah. Dari hasil penelitian tersebut menunjukkan masih lemahnya penerapan manajemen pendidikan yang dilakukan oleh kepala sekolah baik yang menyangkut perencanaan, pengorganisasian, pengerahan dan pengawasan yang pada akhirnya menimbulkan problem yang menghambat proses berkembangnya lembaga pendidikan SMA N 2 Pacitan.
Collections
- Master of Islamic Studies [1664]
