Show simple item record

dc.contributor.authorTrinata, Khanifan Jaya
dc.date.accessioned2026-03-06T06:48:40Z
dc.date.available2026-03-06T06:48:40Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/61050
dc.description.abstractMalaria merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit plasmodium karena menyerang sel darah merah manusia dan mendegradasi hemoglobin menjadi heme bebas dan globin. Heme bebas bersifat toksik dan detoksifikasi heme bebas melalui polimerisasi heme menghasilkan hemozoin yang tidak toksik bagi parasit. Kecepatan polimerisasi heme dapat dikendalikan dengan menggunakan zat penghambat. Tujuan dari penelitian ini untuk mensintesis senyawa turunan aril amino alkohol dari isoeugenol dan naftilamin sebagai antimalaria melalui penghambatan polimerisasi heme. Senyawa ini disintesis melalui dua tahap reaksi, pertama yaitu epoksidasi isoeugenol menggunakan asam perasetat yang dilakukan pada suhu ruang dengan diaduk menggunakan stirer selama 24 jam. Kedua yaitu pembukaan cincin epoksida oleh naftilamin dalam pelarut etanol menggunakan metode refluk pada suhu 80 °C selama 24 jam. Senyawa yang dihasilkan dikarakterisasi menggunakan spektroskopi FTIR, 1H-NMR dan MS. Berdasarkan hasil karakterisasi senyawa tersebut, senyawa turunan aril amino alkohol yang diperoleh memiliki nama IUPAC yaitu 4-(1-hidroksi-2-(naftalen-2-ilamino)-propil)-2-metoksifenol. Senyawa ini memiliki aktivitas penghambatan polimerisasi heme dengan nilai IC50 sebesar 1,088 mg/mL lebih baik dibandingkan dengan kloroquin dengan nilai IC50 sebesar 1,391 mg/mL.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectIsougenolen_US
dc.subjectIC50en_US
dc.subjectPolimerisasi Hemeen_US
dc.titleSintesis Senyawa Turunan Aril Amino Alkohol dari Isoeugenol dan Naftilamin sebagai Antimalaria Melalui Penghambatan Polimerisasi Hemeen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM15612186


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record