• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Prarancangan Pabrik Etanol dari Limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit dengan Kapasitas 50.000 Ton/tahun

    Thumbnail
    View/Open
    20521142 & 20521231.pdf (3.046Mb)
    Date
    2025
    Author
    Prabowo, Damar Seno
    Widanarso, Ardhan Barullah
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pabrik etanol berbahan limbah tandan kosong kelapa sawit (TKKS) merupakan pabrik yang memiliki prospek baik karena kebutuhan etanol sebagai bahan bakar menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat. Secara ekonomi, pabrik ini juga dapat memberikan keuntungan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara. Adapun bahan yang digunakan, yaitu TKKS memiliki ketersediaan yang melimpah di Indonesia. Ketersediaan TKKS di Kalimantan Tengah adalah sebesar 2.328.901,8 ton dengan kebutuhan total untuk produksi adalah sebesar 1.361.988 ton. Pabrik etanol ini direncanakan berdiri dengan kapasitas 50.000 ton/tahun. Etanol ini akan diproduksi dengan cara memproses TKKS dengan reaksi sakarifikasi dan fermentasi secara simultan (SSF). Reaksi terjadi di dalam reaktor batch berpengaduk pada kondisi operasi 35°C dan 1 atm. Sebelum direaksikan, bahan mengalami perlakuan awal dengan metode steam explosion beralkali basa NaOH. Pabrik ini direncanakan berdiri di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah dengan luas tanah 21.249,2 m2 dan beroperasi selama 330 hari dengan jumlah 200 karyawan. Dari hasil evaluasi ekonomi, modal tetap yang dibutuhkan adalah sebesar Rp 829.110.560.553,23 dan modal kerja sebesar Rp 563.940.644.502,95. Biaya produksi total pada pabrik ini adalah sebesar Rp 2.099.349.122.262,67. Lalu, keuntungan yang didapatkan sebelum pajak adalah Rp 173.213.852.436,08 (rupiah), sedangkan keuntungan setelah pajak adalah sebesar Rp 138.571.081.948,87. Nilai Return on Investment (ROI) sebelum pajak adalah sebesar 20,89% dan setelah pajak adalah 16,71%. Lalu, Pay Out Time (POT) sebelum pajak adalah selama 3,46 tahun dan setelah pajak selama 4,05 tahun. Nilai Break Even Point (BEP) adalah sebesar 51,68%, sedangkan nilai Shut Down Point (SDP) adalah sebesar 28,55%. Lalu nilai Discounted Cash Flow Rate (DCFR) adalah sebesar 22,78%. Dari analisis tersebut, pabrik etanol dapat dikategorikan sebagai pabrik yang layak didirikan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/61045
    Collections
    • Chemical Engineering [1335]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV