| dc.description.abstract | Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mendiskripsikan proses budaya tari Srandul di Desa Boto Kecamatan Baturetno Kabupaten Wonogiri Provinsi Jawa Tengah, (2) Untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam budaya tari Srandul di Desa Boto Kecamatan Baturetno Kabupaten Wonogiri Provinsi Jawa Tengah. Penelitian dilakukan di Desa Boto Kecamatan Baturetno Kabupaten Wonogiri Provinsi Jawa Tengah. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi berpartisipasi, interview atau wawancara, dan dokumentasi. Model analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis data tertata dalam situs untuk diskripsi. Hasil penelitian ini adalah (1) Proses Budaya Tari Srandul di Desa Boto Kecamatan Baturetno Kabupaten Wonogiri Provinsi Jawa Tengah. Bentuk pertunjukan tari Srandul Murdo Budoyo secara garis besar menyampaikan pesan-pesan yang divisualisasikan ke dalam bentuk fisik secara keseluruhan dan isi pertunjukkannya yaitu terdapat pada doa, tembang, dan gerak yang dilakukan oleh penari Srandul. Doa yang dilakukan oleh pimpinan Srandul pada dasarnya berisi tentang permintaan keselamatan bagi masyarakat Boto kepada Allah SWT. Tembang berisi tentang gambaran kehidupan masyarakat yang di dalamnya mengandung suatu amanah yang baik untuk memperbaiki pola hidup masyarakat khususnya Desa Boto dan masyarakat pada umumnya. Kesenian Srandul Murdo Budoyo selain untuk hiburan pada acara pernikahan, khitanan, dan nadaran, juga digunakan untuk Upacara Bersih Desa yang dilakukan setiap satu tahun sekali di Dusun Boto, dengan tujuan untuk mendapatkan keselamatan dan keberhasilan pertanian. Pementasan Srandul dilaksanakan pada waktu malam hari pada waktu 20.00 sampai 24.00 WIB dan tempatnya di halaman yang luas. (2) Nilai-Nilai Pendidikan Islam yang Terkandung dalam Budaya Tari Srandul di Desa Boto Kecamatan Baturetno Kabupaten Wonogiri Provinsi Jawa Tengah. Nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam budaya tari Srandul di desa Boto Kecamatan Baturetno Kabupaten Wonogiri antara lain tentang ajaran hormat menghormati orang lain, kewajiban memohon kepada Allah SWT, kewajiban menikah bagi yang sudah dewasa, larangan hubungan di luar pernikahan, perbuatan merusak diri, ajaran hidup rukun, perselingkuhan dan poligami, perbuatan suka mengejek dan mencemooh, hukuman bagi orang yang berbuat dosa, pertobatan, dan kebebasan hidup. | en_US |