| dc.description.abstract | Al-Qur'an adalah kitab suci umat Islam yang digunakan sebagai sumber hukum sekaligus tuntunan, pedoman, dan pegangan hidup seluruh umat Islam. Pemahaman tentang betapa pentingnya Al-Qur'an dijadikan sebagai pedoman hidup manusia ini harus ditanamkan sejak dini. Banyak metode pengajaran baca tulis Al- Qur'an dikembangkan, salah satu metode yang digunakan saat ini antara lain adalah metode Baghdadiyah dan metode Iqra'. Penulisan tesis ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan membaca Al-Qur'an santri yang menggunakan metode Bahdadiyah dan metode Iqro' serta mengetahui perbedaan kemampuan membaca Al-Qur'am santri yang belajar dengan metode Baghdadiyah dengan yang belajar menggunakan metode Iqra'. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan populasi seluruh santri yang menggunakan metode Bagdadiyah dan metode Iqro'. Semua populasi dijadikan sampel penelitian, yang terdiri dari 14 santri menggunakan metode Bahgdadiyah dan 14 santri menggunakan metode Iqro. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan kemampuan membaca Al- Qur'an antara santri yang menggunakan metode Bahgdadiyah dengan santri yang menggunakan metode Iqro'. Kemampuan membaca Al-Qur'an santri yang menggunakan metode Bahgdadiyah lebih tinggi yaitu dengan nilai 85,06. Santri yang belajar menggunakan metode Iqro' memiliki nilai lebih rendah yaitu 80,49. | en_US |