Show simple item record

dc.contributor.authorRiyadi, Sugeng
dc.date.accessioned2026-03-03T06:50:55Z
dc.date.available2026-03-03T06:50:55Z
dc.date.issued2012
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/60950
dc.description.abstractPendidikan Agama Islam diharapkan mampu menciptakan manusia yang berkepribadian, berakhlaq, berwatak dan berkeyakinan muslim. Pada kenyataannya Pendidikan Agama Islam hanya sebagai sarana menyampaikan ilmu pengetahuan semata (kognitif), tidak berbeda dengan mata pelajaran seperti matematika, sejarah, fisika dan ilmu- ilmu lain. Sehingga terbentuknya masyarakat yang mampu beradaptasi selaras dengan lingkungannya menjadi kurang maksimal. Dalam realita kehidupan sangat terlihat, pola dan cara berkehidupan masyarakat muslim, seperti ada jurang pemisah antara ajaran Islam dengan lingkungannya. Apabila mereka telah terjun dalam dunia kehidupan, seperti dunia kerja, pasar, bermasyarakat, berpolitik, bernegara dan kehidupan lainnya, mereka lupa akan kepribadian, akhlaq, watak dan keyakinan muslimnya. Mengingat bahwa hakekat aktivitas beragama tidak hanya terjadi ketika seseorang melakukan ritual ibadah, tapi juga ketika seseorang melakukan aktivitas lain yang didorong oleh kekuatan keimanan, bukan hanya yang berkaitan dengan aktivitas yang tampak, tetapi juga aktivitas yang terjadi dalam hati seseorang. Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia mengeluarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam nomor: Dj.1/754/2010, tentang Pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam pada SD, SMP dan SMA/SMK Tahun Pelajaran 2010/2011. Fungsi Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional Pendidikan Agama Islam adalah sebagai standarisasi dan tolok ukur keberhasilan pendidikan pada setiap satuan pendidikan dasar dan menengah yang mencakup aspek kognitif, afektif dan psikomotorik, dalam bentuk ujian Praktik dan Tertulis. Penelitian ini melihat secara langsung, Pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional Pendidikan Agama Islam SMA N 6 Purworejo tahun pelajaran 2010/2011, ternyata mampu meningkatkan intensitas belajar Pendidikan Agama Islam siswa SMA N 6 Purworejo dan mempunyai korelasi secara siknifikan dengan peningkatan aktivitas ibadah siswa SMA N 6 Purworejo .Sehingga Pendidikan Agama Islam di SMA N 6 Purworejo diharapkan mampu menciptakan manusia yang berkepribadian, berakhlaq, berwatak dan berkeyakinan muslim, menghasilkan masyarakat yang mampu beradaptasi selaras dengan lingkungannya.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectUjianen_US
dc.subjectIntensitasen_US
dc.subjectIbadahen_US
dc.titleUjian Akhir Sekolah Berstandar Nasional Pendidikan Agama Islam Meningkatkan Intensitas Belajar Pendidikan Agama Islam dan Aktivitas Ibadah Siswa SMA N 6 Purworejoen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIDN08913128


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record