| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peran dan tanggungjawab PPN dalam meningkatkan kualitas keluarga di KUA Kecamatan Wonosari, seberapa besar efektifitas konseling pranikah bagi pasangan calon penganten yang dilaksanakan PPN dalam meningkatkan kualitas keluarga dan apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan efektifitas konseling pra nikah. Subyeknya adalah 8 orang pegawai, 1 kepala KUA. Sementara populasi penelitian diambil 170 pasang calon manten yang telah menerima penasehatan dari total jumlah mempelai 682 Tahun 2011. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah: interview, observasi, dokomentasi dan angket. Sementara analisis data menggunakan analisis statistik sederhana. Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: Kepala KUA Kecamatan Wonosari/PPN memiliki tiga peran secara signifikan yaitu:
Pertama, Bahwa KUA/PPN sebagai lembaga yang mampu memberikan konseling pra nikah dengan persentase 61,76% yang dikemas dalam suscaten sebagai bekal menuju kehidupan baru, memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi calon mempelai sehingga perkawinan kekal dan abadi. Kedua, Peranan KUA Kecamatan Wonosari sebagai lembaga yang mampu menangani perselisihan suami isteri dengan persentase 88,24% mencakup masalah intern (ekonomi, ketidakjujuran) dan ekstern (cemburu, perzinahan, pihak ketiga). Ketiga, Peranan KUA Kecamatan Wonosari sebagai lembaga yang mampu mewujudkan keluarga sakinah serta meningkatkan kualitas keluarga dengan persentase 88,24%. Materi yang diberikan meliputi: Hukum Munakahat/Perkawinan Islam, Pembinaan Keluarga Sakinah, Manajemen Rumah Tangga, Kesehatan Reproduksi, serta Kesehatan Keluarga/Ibu dan Anak. | en_US |