Show simple item record

dc.contributor.authorRidwan, Dadan
dc.date.accessioned2026-03-03T04:42:23Z
dc.date.available2026-03-03T04:42:23Z
dc.date.issued2013
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/60923
dc.description.abstractSuatu masyarakat yang teguh berpegang kepada syari’at Islam, akan menghasilkan kebudayaan atau peradaban yang Islami, karena kebudayaan akan selalu mengikuti corak masyarakat bersangkutan. Sebagai suatu peninggalan, kebudayaan melampaui usia generasi manusia; ia terus berkembang mengikuti pola nilai yang terdapat di dalamnya, sementara manusia mati dan lahir secara bergantian. Generasi demi generasi mengadopsi dan mengembangkan kebudayaan yang dihasilkan generasi sebelumnya. Kebudayaan Islam tidak lain merupakan produk masyarakat Islam yang dijelmakan dan dituntun oleh syariat. Masyarakat Islam, dengan seluruh prinsip dan faktornya, merupakan perwujudan akidah yaitu tauhid yang bersumber pada wahyu dan sunnah Rasulullah. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan menganalisis secara kritis nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam tradisi ini dan pengaruh tradisi Ambengan sebagai media pendidikan Islam. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah pandangan masyarakat desa Brunorejo tentang tradisi Ambengan pada peringatan Hari Besar Islam, dan bagaimanakah mekanisme tradisi Ambengan itu dilaksanakan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dipergunakan sebagai media informasi bagi siapa saja yang berusaha mendalami nilai-nilai luhur tradisi budaya, khususnya dalam tradisi Ambengan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan tradisi ambengan di Desa Brunorejo mempunyai pengaruh / dampak terhadap kehidupan masyarakat, antara lain: Sebagai pengembangan dan media Pendidikan Agama Islam, karena tradisi ambengan tersebut terdapat nilai-nilai pendidikan keimanan seperti: nilai-nilai aqidah, ibadah dan nilai-nilai pendidikan akhlak, seperti akhlak kepada Allah, akhlak kepada Rasul, akhlak kepada orang tua, akhlak kepada orang lain dan akhlak terhadap lingkungan. Dalam tradisi Ambengan adanya semangat untuk selalu menjaga aqidah Islam, yakni memperbesar rasa syukur sebagai bentuk kesadaran pengakuan akan segala nikmat yang telah dianugrahkan Allah sebagai Maha Pemberi dan Maha Segala dalam kehidupan manusia. Keyakinan itu terus dibangun dalam tradisi ini sebagai perwujudan bentuk ketergantungan manusia yang hina dan lemah dihadapan Allah Sang Pencipta. Bentuk lain dari adanya tradisi ini merupakan melestarikan habul minannas yang berkualitas. Artinya tradisi ini merupakan proses kohesifitas yang dibangun secara sosial sebagai bentuk implementasi ihsan yang mudah dipahami dan dilaksanakan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPendidikanen_US
dc.subjectAgamaen_US
dc.subjectTradisien_US
dc.titleTradisi Ambengan pada Peringatan Hari Besar Islam di Desa Brunorejo Kec.bruno Kab.purworejo (Studi tentang Nilai-nilai Pendidikan Islam)en_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record