Show simple item record

dc.contributor.authorDarliah, Dedeh
dc.date.accessioned2026-03-02T02:52:17Z
dc.date.available2026-03-02T02:52:17Z
dc.date.issued2008
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/60911
dc.description.abstractPeningkatan mutu pendidikan perlu dikembangkan untuk menghasilkan peserta didik yang unggul, melalui pemberian perhatian, perlakuan dan layanan pendidikan berdasarkan bakat, minat dan kemampuannya. Agar pelayanan pendidikan yang diberikan kepada peserta didik mencapai sasaran yang optimal, maka pembelajaran harus memperhatikan perilaku peserta didik dalam proses pembelajaran. Namun demikian, bagaimanakah peningkatan mutu pendidikan agama Islam yang dilakukan oleh suatu madrasah dapat mengubah perilaku belajar peserta didik, membutuhkan penelitian khusus yang mampu mengungkap kaitan antara kedua variabel tersebut. Penelitian ini diarahkan untuk mengetahui peningkatan mutu pendidikan agama Islam dihubungkan dengan perilaku peserta didik. Secara teoretis dipahami bahwa mengubah perilaku manusia bukan pekerjaan mudah, tidak dapat dilakukan dalam sehari dua hari, melainkan membutuhkan waktu yang cukup lama dan piranti yang memadai, antara lain kurikulum, metode, sarana prasarana, penilaian, dan pendidik. Demikian pula halnya perubahan perilaku belajar peserta didik yang disebabkan oleh adanya peningkatan mutu pendidikan agama Islam di Madrasah Aliyah Negeri Kiarakuda Ciawi. Namun demikian, dengan memadukan berbagai teknik pengumpulan data yang meliputi wawancara, observasi, serta keterlibatan langsung peneliti di lokasi penelitian dalam jangka waktu yang relatif lama, dapat mengungkap permasalahan tersebut secara deskriptif, gamblang dan taraf signifikansi yang memiliki validitas serta reliabilitas. Dari data yang diperoleh di Madrasah tersebut diketahui bahwa upaya peningkatan mutu pendidikan agama Islam di MAN Kiarakuda Ciawi Tasikmalaya dilakukan pada beberapa komponen yang meliputi manajemen pendidikan agama Islam, Kurikulum Pendidikan Agama Islam, Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Peserta Didik, Proses Belajar Mengajar Pendidikan Agama Islam, Sarana dan Prasarana Pendidikan Islam, Evaluasi Pendidikan Agama Islam, Hubungan Sekolah dengan Masyarakat. Upaya peningkatan ini didorong dengan lahirnya ketentuan-ketentuan baru antara lain otonomi daerah, Undang-undang Sistem Pendidikan, Undang-undang Guru dan Dosen, serta Peraturan-peraturan Pemerintah yang mengiringinya, antara lain Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP). Perilaku belajar peserta didik di MAN Kiarakuda Ciawi Tasikmalaya yang meliputi manifestasi kebiasaan belajar; keterampilan belajar; pengamatan selama belajar; berpikir asosiatif dan daya ingat; berpikir rasional dan kritis; sikap; inhibisi; apresiasi; tingkah laku afektif peserta didik secara umum menunjukkan perilaku belajar yang cukup bervariasi dan bersifat belum menetap dalam diri pribadi siswa sebagai hasil belajar sehingga tetap membutuhkan peningkatan. Demikian pula halnya dalam keterampilan belajar, sebagian siswa telah menunjukkan keterampilan yang baik, tetapi sebagian lainnya perlu peningkatan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectMutuen_US
dc.subjectPendidikan Agama Islamen_US
dc.subjectPerilaku Belajaren_US
dc.titlePeningkatan Mutu Pendidikan Agama Islam dan Dampaknya terhadap Perilaku Belajar Peserta Didik (Studi di MAN Kiarakuda Ciawi Tasikmalaya)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM05913212


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record