Konsumen Rasional dalam Perspektif Islam (Studi Kasus Jama'ah Tabligh di Temboro Jawa Timur)
Abstract
Islam adalah agama yang mengatur kehidupan ummatnya secara sempurna, bukan saja pada persoalan yang berkaitan dengan aqidah, akhlak dan ibadah, namun juga persoalan mu'amalah. Salah satu aspek mu'amalah manusia adalah berkaitan dengan konsumsi. Konsumsi seorang Muslim memiliki pola dan pendekatan yang berbeda dengan seorang non-Muslim. Sehubungan dengan hal tersebut, maka permasalahan penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah konsep tujuan konsumen rasional Jama'ah Tabligh? (2) Faktor-faktor apa yang mempengaruhi tingkat rasionalitas konsumen Jama'ah Tabligh? Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan konsep rasionalitas tujuan konsumen dalam perspektif Islam dan perbedaan tujuan konsumen Muslim dengan lainnya, di mana aspek-aspek penting yang akan dikemukakan adalah: (1) Konsep tujuan konsumen rasional Jama'ah Tabligh; (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat rasionalitas konsumen Jama'ah Tabligh.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang mempunyai tujuan yang khas, yaitu untuk mendeskripsikan kebutuhan khusus dengan memahami makna dan gejala. Gejala kualitatif yang dimaksud dalam penelitian ini adalah gejala rasionalitas konsumsi, yang dilakukan oleh anggota Jama'ah Tabligh. Untuk meguati analisis hasil penelitian ini, maka dibantu dengan pendekatan penelitian kuantitatif. Pendekatan ini digunakan untuk mencari pengaruh beberapa variabel yang diduga memberikan pengaruh terhadap rasionalitas konsumsi seorang Muslim. Adapun variabel penelitian yang diukur dan dimanipulasi dalam penelitian ini meliputi; variabel independen adalah (1) Religiusitas Konsumen (2) Tingkat Pendidikan; dan (3) Jenis Kelamin. Sedangkan yang termasuk dalam variabel dependen dalam penelitian ini adalah Rasionalitas Konsumen. Populasi penelitian adalah masyarakat Temboro Kec. Karas Kab. Magetan Jawa Timur. Jumlah penduduk atau populasi penelitian sebesar 3000 orang. Tekhnik pengambilan sampel yang digunakan dengan menggunakan Stratified Random Sampling. Penentuan metode dan teknik pengumpulan data sangat berkaitan dengan variabel yang diungkap dalam penelitian. Berdasarkan pada pertimbangan tersebut di atas, maka metode dan tekhnik pengumpulan data penelitan ini adalah angket, observasi dan wawancara. Tekhnik analisis data penelitian menggunakan teknik; deskripsi prosentase; analisis varian satu jalur dan analisis varian dua jalur.Berdasarkan hasil analisis penelitian ini dapat disimpulkan: (1) Konsep tujuan konsumen rasional bagi Jama'ah Tabligh, bahwa seorang Muslim dalam melakukan konsumsi harus mempertimbangkan perbuatan israf dan tabdzir. Di dalam konsumsi harus memperhatikan barang yang dikonsumsi pada periode waktu tertentu dan barang tahan lama yang dikuasi dengan pengeluaran zakat, infaq serta shadaqah, sebagai bekal kehidupan di akhirat; (2) Tingkat rasionalitass konsumsi Jama'ah Tabligh dipengaruhi oleh (a) Tingkat religiusitas ($F_{ratio}$ = 24152,584; p = 1.0005-13); (b) Tingkat pendidikan anggota Jama'ah ($F_{ratio}$ = 23496,141; p = 9,000E-13); (c) Jenis Kelamin anggota jama'ah ($F_{ratio}$ = 24894,748; p = 6,000E-14); (3) Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat rasionalitas konsumsi anggota Jama'ah Tabligh adalah faktor tingkat religiusitas; tingkat pendidikan dan jenis kelamin. Pengaruh ketiga faktor tersebut ditunjukkan dengan koefisien $F_{ratio}$ sebesar 2,801; p = 3,061E-03
Collections
- Master of Islamic Studies [1680]
