Pengaruh Media Televisi terhadap Perilaku Remaja (Studi Kasus pada Siswa SMU Negeri 5 Balikpapan)
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) memperoleh gambaran mengenai pengaruh media televisi terhadap perilaku siswa SMA Negeri 5 Balikpapan; 2) mengetahui dampak positif media televisi terhadap perilaku siswa SMU Negeri 5 Balikpapan; dan 3) mengetahui dampak negatif media televisi terhadap perilaku siswa SMA Negeri 5 Balikpapan. Desain Penelitian ini adalah studi kasus dimana peneliti mencoba mengkaji satu kasus yakni dampak media televisi terhadap perilaku siswa di SMA N 5 Balikpapan. Studi kasus ini mengabungkan dua desain penelitian yakni penelitian yang bersifat deskriprif (descriptive study) dan penelitian yang bersifat menjelaskan (explanatory study). Penelitian yang pertama bertujuan untuk memberi gambaran tentang media televisi dalam kehidupan dan prilaku remaja, sedangan desain penelitian yang kedua adalah untuk mencari serta menjelaskan hubungan antara media televisi dan prilaku remaja dengan melihat variabel permasalahan yang telah digambarkan oleh desain penelitian deskriptif sebelumnya. Penelitian ini mengambil lokasi di SMA Negeri 5 Balikpapan. Waktu penelitian dilaksanakan selama 1 bulan yakni tanggal 1 sampai dengan 30 April 2009. Populasi penelitian ini adalah remaja yang sedang mengikuti pendidikan di SMA Negeri 5 Balikpapan. Jumlah siswa secara keseluruhan adalah 827 orang dengan sampelnya sebanyak 165 siswa. teknik pengambilan data adalah melalui observasi, wawancara dan angket. Teknik analisis data adalah uji korelasi antara dua variabel untuk mengetahui dampak media televisi terhadap perilaku siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa 1) dari persepsi terhadap media televisi, siswa SMA Negeri 5 Balikpapan lamanya menonton televisi rata-rata adalah 2.38 jam; 2) terdapat signifikansi dampak positif media televisi terhadap perilaku siswa SMA Negeri 5 Balikpapan dengan 0.000 ( < 0.05) yakni sebesar 64,7 %; 3) terdapat signifikansi dampak negatif media televisi terhadap perilaku siswa SMA Negeri 5 Balikpapan dengan 0.000 ( < 0.05) yakni sebesar 64,7 %. Dari hasil prosentase tersebut, terlihat bahwa dampak positif dan dampak negatif memiliki prosentase yang sama. Dengan demikian media televisi memiliki dampak positif yang sama dengan dampak negatifnya.
Collections
- Master of Islamic Studies [1680]
