| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk (1). Mengetahui Kepemimpinan orang tua dalam mendidik anak di rumah khususnya dalam Pendidikan Agama Islam (2). Mengetahui pola kepemimpinan yang diterapkan orang tua dalam membentuk kemandirian belajar Pendidikan Agama Islam (3). Mengetahui korelasi antara kepemimpinan orang tua dengan kemandirian anak dalam Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini dilaksanakan di SDN III Gambirmanis, Kec. Pracimantoro, Kab. Wonogiri, dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan sumber data diperoleh dari tiga hal (1) informan, (2) tempat penelitian kegiatan, (3) dokumen atau sumber tertulis. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan (1) pengamatan/observasi, (2) wawancara, (3) mengkaji dokumen arsip. Analisis data menggunakan analisis data interaktif, melalui reduksi, sajian data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1). Kepemimpinan orang tua dalam membentuk kemandirian anak di rumah khususnya dalam Pendidikan Agama Islam masih kurang, kebanyakan orang tua sudah memberikan kepercayaan kepada sekolah dalam mendidik anak dalam segala hal (2). Kebanyakan orang tua mengunakan pola Liberal dalam membentuk kemandirian anak (3). Terdapat hubungan yang signifikan antara kepemimpinan orang tua dengan kemandirian anak dalam Pendidikan Agama Islam mengingat anak lebih banyak dirumah dalam amalan-amalan keagamaan. Kehidupan keluarga merupakan institusi sosial terkecil yang merupakan fundamen bagi pendidikan di sentra lainnya. Kepemimpinan orang tua dalam melaksanakan hak-hak dan kewajibanya sesuai dengan kedudukanya maka orang tua sebagai pemimpin hendaknya memiliki sifat-sifat: a) Shiddiq b) Tabligh c) Amanah d) Fathonah e) Istiqomah. Anak adalah ibarat bunga yang mekar bagi kehidupan, sebagai penerus perjuangan bangsa, karena itu anak perlu disiapkan sebagai kader untuk memikul tanggung jawab selama hidupnya. Untuk mempersiapkan kader-kader tersebut, maka pembinaan mental spiritual perlu ditekankan agar menjadi pemuda yang bertanggung jawab. | en_US |