Etos Kerja Guru Pendidikan Agama Islam di Kandepag Kab. Wonogiri (Studi Kasus di MIN Se-Kab. Wonogiri)
Abstract
Penulis adalah mahasiswa Program Pascasarjana (S-2) Magister Studi Islam pada Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dengan menyusun tesis berjudul “Etos Kerja Guru Pendidikan Agama Islam di Kandepag Kab. Wonogiri (Studi Kasus di MIN se-Kab. Wonogiri)”. Profesi seorang guru diperlukan sebuah etos kerja yang tinggi termasuk guru pendidikan agama Islam, sehingga diharapkan akan mendapatkan hasil yang maksimal. Hal ini berarti seorang guru dituntut untuk selalu meningkatkan kualitas dirinya, sehingga diharapkan mampu berperan lebih optimal dalam rangka mengemban amanat profesi guru. Sebagai pengajar atau pendidik, guru termasuk guru pendidikan agama Islam merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan setiap upaya pendidikan. Itulah sebabnya setiap adanya inovasi pendidikan, khususnya dalam kurikulum dan peningkatan sumber daya manusia yang dihasilkan dari upaya pendidikan selalu bermuara pada faktor guru. Hal ini menunjukkan betapa eksisnya peran guru dalam dunia pendidikan. Mengingat betapa pentingnya peran seorang guru Pendidikan Agama Islam, sehingga penelitian ini dilakukan dalam rangka untuk mendapatkan informasi tentang disiplin kerja, sikap bekerja dan kebiasaan-kebiasaan bekerja guru Pendidikan Agama Islam khususnya di MIN se-Kabupaten Wonogiri. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif analisa data statistik, dengan seluruh responden yakni guru Pendidikan agama Islam yang berjumlah 14 orang dijadikan obyek penelitian (populasi). Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah etos kerja guru Pendidikan agama Islam di MIN se-Kabupaten Wonogiri dengan menggunakan indikator: (1) Disiplin kerja guru Pendidikan agama Islam; (2) Sikap terhadap pekerjaan guru pendidikan agama Islam; (3) Kebiasaan-kebiasaan bekerja guru pendidikan Agama Islam. Dari analisis data dalam penelitian ini, dihasilkan sebuah kesimpulan bahwa etos kerja guru Pendidikan agama Islam memiliki kualitas yang kuat yakni 71,5%. Hal ini berarti Guru Pendidikan Agama Islam di MIN se-kabupaten Wonogiri memiliki etos kerja yang tinggi. Saran yang dapat disampaikan dalam penelitian ini antara lain: (a) bagi guru, ditekankan kembali bahwa bekerja diperlukan nilai keikhlasan; (b) bagi Komite sekolah, perlu pengawasan secara tidak langsung khususnya kepada guru Pendidikan Agama Islam, sehingga diharapkan ada kerja sama yang harmonis antara Kantor Departemen Agama sebagai pengambil kebijakan dengan Komite Sekolah dan guru secara langsung.
Collections
- Master of Islamic Studies [1680]
