Dampak Kebijakan Kenaikan Harga BBM Bersubsidi pada Juni 2014 terhadap Pencapain Maslahah pada Rumah Tangga Muslim di Kota Bandar Lampung
Abstract
Bahan Bakar Minyak (BBM) memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam perekonomian suatu negara. Dalam sejarahnya, kenaikan harga BBM merupakan salah satu isu sentral yang meresahkan masyarakat, terutama mengingat bahwa kenaikan harga BBM juga memicu kenaikan tarif transportasi dan harga barang lain. Hal ini secara langsung dan tidak langsung berpengaruh terhadap kesejahteraan rumah tangga, yang dalam Islam dikenal dengan konsep Maslahah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kenaikan harga BBM bersubsidi pada Juni 2013 lalu terhadap pencapaian Maslahah pada rumah tangga muslim di Kota Bandar Lampung. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan populasi seluruh rumah tangga muslim di Kota Bandar Lampung, yang direpresentasikan dengan Kel. Gotong Royong untuk wilayah perkotaan (urban) dan Kel. Kota Karang Raya untuk wilayah Pedesaan (sub-urban). Sementara sampelnya adalah 100 KK dari masing-masing kelurahan yang ditentukan melalui metode Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan Metode Cut Off Points dan Uji Beda T-test untuk mengetahui dampak kenaikan harga BBM bersubsidi dan perbedaan dampak tersebut pada keluarga dengan penghasilan tetap/tidak tetap dan keluarga yang tinggal di wilayah perkotaan (urban) dan pedesaan (sub-urban). Hasil penelitian ini adalah bahwa kenaikan harga BBM bersubsidi berdampak secara signifikan terhadap pencapaian Maslahah pada rumah tangga muslim di Kota Bandar Lampung. Hal ini diketahui melalui perbandingan skor seluruh responden dengan nilai Natural Cut Off Points (59). Dampak yang dirasakan juga berbeda antara satu kelompok responden dengan yang lainnya, baik dari segi jenis penghasilan (tetap/tidak tetap) maupun tempat tinggal (kota/desa).
Collections
- Master of Islamic Studies [1680]
