Show simple item record

dc.contributor.authorMiharso, Mantep
dc.date.accessioned2026-02-24T06:51:38Z
dc.date.available2026-02-24T06:51:38Z
dc.date.issued2003
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/60810
dc.description.abstractHampir semua manusia, pada awalnya merupakan anggota kelompok sosial yang dinamakan keluarga. Keluarga mempunyai pera-nan yang sangat dominan di dalam mengantarkan pribadi menjadi manusia seutuhnya, insan kamil. Namun demikian masing-masing keluarga akan membawa misinya menurut konsep yang dibangunnya. Konsep keluarga di Timur, dibangun atas dasar ikatan dan tanggung jawab. Sehingga menunjukkan kepada beban, kesempitan dan kesusahan. Sebaliknya konsep keluarga di Barat dibangun atas dasar kesenangan dan perkenalan. Individu terikat dengan keluarga-nya berdasarkan kepentingan tertentu, dan ikatan ini dapat berubah jika kepentingan berubah. Sehingga tidak mengisyaratkan adanya tanggung jawab, sebagaimana di Timur. Implikasinya terhadap pendi-dikan, yang pertama bertanggung jawab penuh yang kedua tidak bertanggung jawab. Pendidikan Islam bermula dari lingkungan keluarga. Untuk kepentingan ini keluarga harus dibangun berdasarkan Islam. Al-Qur'an sebagai landasan Islam yang merupakan firman Allah adalah petunjuk dan pedoman hidup untuk seluruh manusia. Di dalamnya memuat seluruh aspek kehidupan, termasuk kehidupan keluarga. Tesis ini merupakan pengkajian terhadap ayat-ayat al-Qur'an untuk mengetahui konsep keluarga (hakekat dan fungsinya) sekaligus implikasi pendidikannya. Sebagai penelitian literer, data primer tesis ini diperoleh dari al-Qur'an dan data sekundernya dari beberapa kitab tafsir dan hadis serta sumber pustaka lainnya. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif berlandaskan fenomenologi dan pengambilan datanya melalui metode tematik. Analisis datanya menggunakan analisis bahasa dan analisis konsep. Berdasarkan analisis ini dapat diketahui bahwa hakekat keluarga di dalam al- Qur'an adalah ketenangan jiwa (ketenteraman) dan kesejahteraan. Oleh karenanya keluarga berfungsi internal untuk memelihara diri dan anggotanya dalam rangka ibadah kepada Allah; dan eksternal merupakan elemen dasar pembentukan umat/bangsa yang dapat menyumbangkan generasi penerus dari keturunan yang tumbuh dan berkembang dari keluarga tersebut. Sehingga berimpli-kasi terhadap pendidikan berupa mendidik diri dan mendidik keluarga sebagai tanggung jawabnya.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKeluargaen_US
dc.subjectAl-Qur'anen_US
dc.subjectPendidikanen_US
dc.titleKonsep Keluarga Dalam Al-Quran dan Implikasinya terhadap Pendidikan (Pendekatan Tematik)en_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record