Manajemen Berbasis Sekolah (Studi Kasus di SMA Ihsaniyah Kota Tegal)
Abstract
Salah satu usaha untuk memperbaiki mutu pendidikan khususnya pada jenjang pendidikan dasar dan menengah adalah melakukan orientasi penyelenggaraan pendidikan, yaitu dari manajemen peningkatan mutu berbasis pusat menuju manajemen peningkatan mutu berbasis sekolah. Manajemen berbasis sekolah (MBS) merupakan paradigma baru dalam dunia pendidikan yang memberikan otonomi secara luas kepada sekolah dan masyarakat untuk mengelola pendidikan. MBS adalah terobosan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dengan melibatkan masyarakat secara lebih intensif. Di era globalisasi dan otonomi daerah seperti sekarang ini, pengelolaan sistem pendidikan yang bercirikan sentralistik dan birokratis sudah tidak lagi sesuai. Permasalahan dalam penelitian ini berkaitan dengan perencanaan dan implementasi program berdasarkan MBS serta kendala-kendala yang dihadapi SMA Ihsaniyah kota Tegal dalam melaksanakan MBS. Fokus penelitian ini pada sekolah umum (SMA) yang dikelola oleh lembaga pendidikan Islam (Yayasan Perguruan Ihsaniyah Tegal). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis (menggambarkan/menjabarkan) dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan telaah dokumen. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa manajemen berbasis sekolah di SMA Ihsaniyah kota Tegal sudah berjalan dengan baik. Keberhasilan perencanaan dan implementasi MBS di sekolah ini banyak ditentukan oleh figur kepala sekolah. Dalam hal ini, Drs. Yusqon, M.Pd selaku kepala sekolah SMA Ihsaniyah adalah pribadi yang menyenangkan dan disegani oleh para guru. Dengan pola kepemimpinan kepala sekolah yang terbuka, manajemen berbasis sekolah ini berjalan dengan baik. Hal ini berimbas pada prestasi belajar siswa-siswi SMA Ihsaniyah yang patut dibanggakan.
Collections
- Master of Islamic Studies [1680]
