Analisis Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan Pengelolaan Limbah Medis Padat B3 di Puskesmas Kota Mataram
Abstract
Kecelakaan kerja di fasilitas kesehatan di Indonesia menjadi isu krusial dengan peningkatan drastis dari tahun ke tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), menganalisis manajemen risiko K3, serta mengevaluasi pengelolaan limbah medis padat B3 di Puskesmas Kota Mataram. Penelitian ini menggunakan Mix Method Eksplanatori Sekuensial dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan checklist terhadap dua puskesmas yang dipilih secara stratified random sampling. Pelaksanaan K3 di Puskesmas Kota Mataram baru mencapai 56,4%, dengan kelemahan utama pada aspek pelaksanaan dan evaluasi kinerja. Identifikasi risiko menunjukkan Puskesmas Cakranegara memiliki 42 potensi bahaya dan Puskesmas Pagesangan 44 potensi bahaya, dengan risiko dominan meliputi bahaya biologis, ergonomi, dan fisik/kimia. Sementara itu, tingkat kesesuaian pengelolaan limbah medis padat B3 mencapai 66,25%, terkendala pada tahapan pelabelan dan penyimpanan limbah akibat keterbatasan fasilitas. Penerapan K3 dan pengelolaan limbah medis padat B3 di Puskesmas Kota Mataram belum berjalan optimal. Direkomendasikan penguatan kapasitas sumber daya manusia, penyusunan SOP tertulis, penyediaan fasilitas penyimpanan limbah sesuai standar, serta evaluasi dan pelatihan rutin untuk meningkatkan efektivitas K3 dan sistem pengelolaan limbah B3.
Collections
- Environmental Engineering [1831]
