| dc.description.abstract | Penelitian dalam tesis ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan transaksi produk murabahah di BMT RAMA Salatiga, metode penentuan dan penerapan harga jual produk murabahah, serta kebijakan BMT dalam menjalankan usahanya agar sesuai syariah. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dan bersifat deskriptif, sedangkan pendekatan yang digunakan adalah yuridis-normatif. Subjek dalam penelitian ini adalah manajer BMT RAMA Salatiga sebagai penanggungjawab operasional produk pembiayaan murabahah dan nasabah pembiayaan murabahah yang menggunakan produk ini di BMT RAMA. Data penelitian diperoleh melalui metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan analisis data deskriptif-interpretatif melalui reduksi data, klasifikasi data, penafsiran data, display data dan penarikan kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan mengadakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan transaksi murabahah belum dilaksanakan sebagaimana mestinya. Akad wakalah yang digunakan BMT seharusnya menempatkan nasabah sebagai wakil BMT untuk mendapatkan barang, baru kemudian akad ditandatangani. Hal ini untuk menghindari jual beli gharar dan proses inilah yang seharusnya membedakan dengan transaksi kredit di bank konvensional. Dalam penetapan harga jualnya, BMT RAMA menggunakan komponen resiko pembiayaan, cost of fund, biaya operasional, target laba tahun ini, target pembiayaan tahun ini, dan posisi persaingan. Penggunaan komponen cost of fund berdampak pada bunga yang harus turut dipertimbangkan dalam marjin murabahah. Hal ini jelas menyalahi aturan dalam fatwa MUI No. 1 tahun 2004 yang telah mengharamkan bunga karena termasuk riba. Sedangkan pengawasan dari DPS sendiri pun masih sangat lemah. | en_US |