Pengembangan Model Pembelajaran Kooperatif pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Pertama (Studi Kasus di SMP 1 Panumbangan, SMP 3 Panumbangan dan SMP Muhammadiyah Cikoneng Ciamis)
Abstract
Kedudukan pendidikan mata pelajaran Pendidikan Islam (Pendidikan Agama Islam) dalam berbagai tingkatannya, mempunyai kedudukan yang penting dalam Sistem Pendidikan Nasional untuk mewujudkan siswa yang beriman dan bertaqwa serta berakhlak mulia. Oleh sebab itu penyampaiannya harus mampu menarik minat dan perhatian siswa dalam belajar. Permasalahannya bagaimanakah menerapkan pembelajaran kooperatif dalam Pendidikan Agama Islam, apakah model pembelajaran kooperatif mampu meningkatkan hasil belajar siswa dalam berbagai aspeknya. Untuk mengetahui permasalahan tersebut dibuatlah suatu penelitian yang melibatkan SMP Negeri 1 Panumbangan, SMP Negeri 3 Panumbangan dan SMP Muhammadiyah Cikoneng. Penelitian menggunakan pendekatan "research and development", yakni penelitian dengan pengembangan model pembelajaran kooperatif pada mata pelajaran PAI untuk siswa SMP. Langkah-langkah yang ditempuh dalam penelitian ini meliputi pengumpulan riset dan informasi dengan teknik reviu, literatur, observasi kelas dan menyiapkan laporan. Penelitian memberlakukan dua perlakuan, yaitu Uji terbatas pada SMPN 3 Panumbangan, Uji luas pada SMPN 1 Panumbangan dan SMP Muhammadiyah Cikoneng. Dari hasil uji coba yang dilaksanakan, diketahui bahwa kemampuan guru dalam menerapkan model pembelajaran kooperatif, secara umum ada peningkatan aktivitas dan kreatifitas mengajar, baik dalam menyusun rencana pembelajaran, melaksanakan pembelajaran yang meliputi pendahuluan, pelaksanaan, evaluasi, penggunaan media dan sumber pelajaran. Kekurangan nampak dalam mempersiapkan siswa sebagai subjek belajar (student centered). Dalam hal penggunaan media pembelajaran, guru lebih kreatif, dan tidak hanya memokuskan pada lembar kerja siswa saja. Model pembelajaran kooperatif ini berpengaruh cukup signifikan terhadap hasil belajar siswa baik secara individual maupun secara kelompok. Pembelajaran kooperatif berdampak pada motivasi siswa dalam belajar, semangat untuk menemukan, sikap demokratis, berpikir kritis dan logis serta kemampuan menggalang kerjasama yang dapat diaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Hasil belajar siswa, dengan membandingkan hasil pretes dan postes ternyata perbedaannya signifikan pada setiap uji coba. Begitu pula rata-rata hasil belajar siswa setiap uji coba terus mengalami kenaikan. Disamping itu, kreativitas dan performansi guru menunjukkan perbaikan yang berarti baik dalam menyusun perencanaan, penggunaan teknologi pembelajaran, pelaksanaan maupun pengembangan sistem evaluasi yang dilakukan.
Collections
- Master of Islamic Studies [1687]
