Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko Dengan Menggunakan Metode HIRARC Dalam Upaya Mengurangi Risiko Kecelakaan Kerja di PT Sinar Terang Mandiri Site Project Weda Bay Nickel Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara
Abstract
Penelitian ini dilaksanakan di Workshop Maintenance PT. Sinar Terang Mandiri yang beroperasi di area Weda Bay Nickel merupakan pusat kegiatan perawatan dan perbaikan alat berat tambang. Aktivitas di lokasi ini tidak terlepas dari potensi bahaya yang beragam, mulai dari risiko mekanis, paparan bahan berbahaya, hingga gangguan fisik seperti kebisingan dan getaran. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi sumber bahaya, menilai tingkat risikonya, serta menentukan langkah pengendalian yang sesuai menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC). Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi langsung dilokasi, dan melakukan wawancara mendalam kepada pekerja, dan mengecek dokumen, dengan pemilihan responden secara purposive sampling. Data dianalisis menggunakan matriks risiko (AS/NZS 4360:2004) untuk menentukan tingkat keparahan dan kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja. Hasil penelitian menunjukkan adanya beberapa aktivitas dengan kategori risiko extreme, antara lain pencucian komponen mesin yang berpotensi paparan bahan berbahaya, pengoperasian bor tangan dan gerinda potong portable yang berisiko kebakaran, serta uji coba mesin berjalan yang menghasilkan paparan gas beracun dan kebisingan tinggi. Rekomendasi pengendalian meliputi penerapan prosedur kerja yang ketat, inspeksi rutin terhadap peralatan, penggunaan alat pelindung diri secara konsisten, peningkatan frekuensi safety talk, dan pelatihan ulang K3 secara berkala. Penerapan metode HIRARC terbukti membantu perusahaan memetakan risiko secara sistematis dan menjadi panduan strategis untuk menjadikan area kerja lebih baik pada sektor pertambangan.
Collections
- Environmental Engineering [1831]
