Show simple item record

dc.contributor.authorSafitri, Auliya Eka
dc.date.accessioned2026-02-12T04:41:16Z
dc.date.available2026-02-12T04:41:16Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/60602
dc.description.abstractPenelitian ini membahas pergeseran mitra perdagangan minyak utama Venezuela dari Amerika Serikat ke Tiongkok dalam konteks penerapan sanksi minyak oleh Amerika Serikat sejak tahun 2017. Sanksi tersebut berdampak signifikan terhadap kapasitas produksi, pendapatan nasional, serta stabilitas ekonomi dan politik Venezuela. Di tengah keterpurukan ekonomi, Venezuela mencari alternatif pasar ekspor minyak dan memperkuat hubungan strategis dengan Tiongkok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan Teori Bandwagoning untuk menjelaskan kecenderungan Venezuela dalam menyesuaikan kebijakan luar negerinya terhadap kekuatan besar yang dominan. Analisis menunjukkan bahwa tekanan ekonomi akibat sanksi mendorong Venezuela melakukan bandwagoning dengan Tiongkok melalui kerja sama minyak, pinjaman berbasis komoditas, serta dukungan investasi strategis. Pergeseran ini tidak hanya mencerminkan upaya Venezuela untuk bertahan dari isolasi ekonomi, tetapi juga memperlihatkan dinamika persaingan kekuatan besar antara Amerika Serikat dan Tiongkok di kawasan Amerika Latin. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi Venezuela berada pada tahap full alignment, di mana ketergantungan terhadap Tiongkok semakin mendalam baik dalam aspek ekonomi maupun politik luar negeri.en_US
dc.subjectVenezuela, Tiongkok, Sanksi Amerika Serikat, Perdagangan Minyak, Bandwagoningen_US
dc.titlePergeseran Mitra Perdagangan Minyak Utama Venezuela dari Amerika Serikat ke Tiongkok dalam Pergolakan Sanksi Amerika Serikaten_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21323037


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record