| dc.description.abstract | Anak usia dini adalah anak yang baru tumbuh dan berkembang, untuk mengoptimalkan potensi yang mereka miliki diperlukan pendidikan. Salah satu usahanya dengan menyekolahkan mereka ke lembaga pendidikan khusus untuk anak usia dini. PAUD merupakan upaya yang tepat dalam membantu mengoptimalkan potensi anak usia dini. Namun dalam proses pembelajaran di PAUD masih terdapat pendekatan yang bersifat memaksa, yang menimbulkan suasana belajar yang tidak nyaman, rasa takut dan membuat anak didik stress. Lalu, bagaimana menerapkan konsep edutainment dalam mengembangkan potensi anak usia dini? Konsep edutainment dirancang sebagai proses pembelajaran yang memadukan antara muatan pendidikan dan hiburan secara harmonis sehingga proses pembelajaran berlangsung menyenangkan. Untuk mengetahui konsep edutainment dapat diterapkan dalam mengembangkan potensi anak usia dini di PAUD, penulis menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan psikologi dan menggunakan analisis isi. Hingga terungkap bahwa konsep edutainment dengan teori-teori pembelajarannya, yaitu Quantum learning, Accelereted learning, Active learning, Genius learning, Quantum games, sentra area dan BCCT dapat membantu mengembangkan potensi anak usia dini secara optimal dan efektif. Diantara hasil penerapan tersebut, menambah kepercayaan diri anak, berpikir positif, logis dan kreatif. Menghafal, menulis, membaca dan menghitung cepat. Ketrampilan, kepribadian, sosial emosional, keagamaan, imajinasi, kinestetik, bahasa, naturalis dan seni. Dengan kolabrasi semua teori tersebut membuat bermain dan belajar pada anak usia dini jadi lebih menyenangkan, nyaman dan efektif. | en_US |