Preferensi Nasabah dalam Memilih Produk dan Jasa Bank Syariah di PT Bank Muamalat TBK Cabang Denpasar (Komparasi Antara Nasabah Muslim dan Non Muslim)
Abstract
Riba bukan hanya merupakan persoalan masyarakat Islam, tetapi berbagai kalangan di luar Islam pun memandang serius persoalan ini. Oleh sebab itu, kajian terhadap riba dapat ditelusuri hingga lebih dari 2000 tahun silam. Hadirnya bank syariah di tengah hegemoni kaum kapitalis membawa dampak yang sangat baik di dunia perbankan. Pertumbuhan dan perkembangan lembaga perbankan syari'ah mengalami kemajuan yang sangat pesat, baik di dunia internasional maupun di Indonesia. Konsep perbankan dan keuangan Islam yang pada mulanya di tahun 1970-an hanya merupakan diskusi teoritis, kini telah menjadi realitas faktual yang mencengangkan banyak kalangan. Tingginya respon terhadap perbankan syariah ini dipicu oleh ketidakpuasan terhadap konsep dan operasi perbankan konvensional. Untuk menghadapi persaingan dan memperluas pasar, maka preferensi nasabah mengenai sikap seseorang dalam menentukan pilihannya menjadi nasabah pada bank syariah sangat penting untuk diketahui dan dipahami. Penelitian ini dilakukan dalam rangka untuk menganalisis bagaimana preferensi nasabah muslim dan nonmuslim di Bali dalam pengambilan keputusan memilih produk dan jasa Bank Syariah serta untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan preferensi nasabah muslim dan nonmuslim di Bali untuk memilih produk dan jasa Bank Syariah. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang berlokasi di Bank Muamalat Denpasar Bali. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan sosiologis dan normatif. Objek penelitian ini adalah nasabah muslim dan nonmuslim di Bank Muamalat Denpasar. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sedangkan metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah wawancara, kuisioner (angket), dan observasi. Analisis yang digunakan adalah analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Analisis Kuantitatif dalam penelitian ini menggunakan Chi-Square Test untuk mengevaluasi frekuensi hasil observasi (Fo) dengan frekuensi yang diharapkan (Fh) dari sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan preferensi antara nasabah muslim dan nonmuslim dalam memilih produk dan jasa syariah. Keuntungan bagi hasil tidak mempengaruhi nasabah muslim dalam memilih produk dan jasa syariah. Sedangkan keyakinan agama, pengalaman orang lain, kepuasan pelayanan, lokasi yang strategis, dan iklan media tidak mempengaruhi nasabah nonmuslim dalam memilih produk dan jasa syariah.
Collections
- Master of Islamic Studies [1687]
