Show simple item record

dc.contributor.authorKisrowiyah
dc.date.accessioned2026-02-12T02:13:00Z
dc.date.available2026-02-12T02:13:00Z
dc.date.issued2013
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/60563
dc.description.abstractSDN 04 Tawangmangu berada di daerah wisata dan berada di tengah lingkungan masyarakat yang kebanyakan penghasilannya dari hasil penyewaan wisma. Kondisi demikian menjadikan banyak peserta didik setelah pulang sekolah mencari tamu untuk menyewa kamar, sehingga tidak jarang peserta didik di SDN 04 masih kecil terpengaruh oleh pembicaraan yang bukan konsumsi anak-anak, termasuk pula perbuatan para tamu yang juga tidak pantas dilihat oleh anak-anak. Pertanyaan penelitian ini adalah: 1. Bagaimanakah pelaksanaan pendidikan agama di SD Negeri 04 Desa Tawangmangu, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar? 2. Apakah kendala-kendala dalam kegiatan pembelajaran pendidikan agama di SD Negeri 04 Desa Tawangmangu, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar? Metode dan jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah proses Pendidikan Agama Islam Sekolah Dasar Negeri 04 Tawangmangu Kabupaten Karanganyar tahun pelajaran 2013/2014. Sumber data penelitian adalah informan dan lokasi atau peristiwa. Informan penelitian adalah guru, kepala sekolah, dokumentasi. Data diperoleh melalui pengamatan dan wawancara. Validitas data dilakukan dengan teknik triangulasi data dan sumber. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif. Penelitian menyimpulkan bahwa pelaksanaan pendidikan agama di SD Negeri 04 Tawangmangu dilaksanakan sesuai dengan kurikulum. Pendidikan Agama Islam disampaikan selama 2 jam pelajaran dalam 1 minggu. Materi Pendidikan Agama Islam meliputi materi akidah, ibadah, muamalah, dan syariah. Pelaksanaan Pendidikan Agama Islam dilakukan baik dengan metode ceramah, tanya jawab maupun dengan praktik ibadah. Sarana dan prasarana Pendidikan Agama Islam yang tersedia yaitu buku paket Pendidikan Agama Islam. Prasarana praktik Pendidikan Agama Islam yang ada yaitu musholla, sarung dan mukena dibawa sendiri oleh siswa. Pelaksanaan Pendidikan Agama Islam juga melibatkan orang tua siswa dan masyarakat yang merupakan wujud dari POMG. Kendala-kendala dalam pelaksanaan Pendidikan Agama Islam yaitu kurangnya peran orang tua dan masyarakat dalam membimbing anak-anaknya di rumah. Orang tua yang rendah perilaku keagamaannya menjadi kendala dalam pelaksanaan Pendidikan Agama Islam. Lingkungan masyarakat yang rendah perilaku keagamaannya dapat mempengaruhi tercapainya pelaksanaan Pendidikan Agama Islam di sekolah.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectImplementasi Pendidikan Agamaen_US
dc.titleImplementasi Pendidikan Agama Islam di SD Negeri 04 Desa Tawangmangu Kecamatan Tawangmangu Kabupate Karanganyaren_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record