Kontribusi Bimbingan dan Konseling Terhadap Tingkat Kesadaran Beragama Siswa di MTS Negeri Karangmojo Gunung Kidul Yogyakarta Tahun Pelajaran 2012/2013
Abstract
Para siswa pada saat sekarang ini mendapatkan tantangan dan godaan yang sangat berat. Kemajuan informasi dan teknologi terkadang disalahgunakan untuk hal-hal yang negatif. Maraknya pergaulan hehas di kalangan siswa, seks sebelum nikah, porno aksi, pornografi, bahkan tindak kriminal sudah menggejala di kalangan pelajar. Keadaan ini sangat memprihatinkan dan penting untuk mendapatkan perhatian yang lebih serius. Bimbingan dan konseling merupakan pelayanan profesional dari seorang ahli atau konselor untuk memberikan bantuan kepada individu/siswa atau konseli agar mencapai perkembangan yang optimal, mencapai kemandirian dalam hidupnya dan membantu individu mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan. Kesadaran beragama sangat terkait dengan kemandirian, kesejahteraan dan kebahagiaan. Penanaman kesadaran beragama yang kuat kepada para siswa menjadi filter yang ampuh bagi diri siswa untuk menghadapi derasnya tantangan dan permasalahan hidup. Berdasarkan hal tersebut, menjadi menarik untuk mengadakan kajian dan penelitian tentang kontribusi bimbingan dan konseling terhadap tingkat kesadaran beragama siswa, Bimbingan dan konseling sesungguhnya mempunyai peran yang strategis dalam menanamkan kesadaran heragama ini. Namun pada kenyataannya, perun strategis bimbingan dan konseling ini belum diketahui oleh semua pihak yang terkait dalam pendidikan di Madrasah. Bimbingan dan konseling diberi tugas- tugas administratif yang menyita waktu pemberian hantuan layanan kepada siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesadaran beragama siswa dan seberapa besar kontribusi bimbingan dan konseling terhadap tingkat kesadaran beragama tersebut. Penelitian ini mengambil sampel siswa MTs Negeri Karangmojo Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta. Dengan penelitian ini diharapkan dapat mengungkapkan (1) seberapa besar pengaruh atau kontribusi bimbingan dan konseling terhadap tingkat kesadaran beragama siswa. (2) hubungan bimbingan dan konseling dengan kesadaran beragama, dan (3) kondisi kesadaran beragama siswa. Untuk mengumpulkan data di lapangan, metode penelitian yang digunakan adalah angket skala, observasi dan dokumentasi. Angket yang digunakan terdiri dari angket skala kesadaran beragama dan angket skala bimbingan dan konseling. Hasil penelitian menunjukkan (1) Kontribusi varian bimbingan dan konseling terhadap kesadaran beragama di MTs Negeri Karangmojo adalah sebesar 29.4 % (2) antara kesadaran beragama dan bimbingan dan konseling menunjukan korelasi yang positif didapatkan persamaan garis regresi sebesar y = 33.693 +0.672 x. (3) secara umum kondisi kesadaran bergama siswa cukup kuat.
Collections
- Master of Islamic Studies [1687]
