Pelaksanaan Al-Bai' Bi Tsaman Ajil di Bank Syari'ah Mandiri Cabang Purwokerto
Abstract
Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan fatwa- fatwa yang dikeluarkan oleh Dewan Syariah Nasional (DSN) dalam Al Bai' Bi tsaman Ajil sebagai salah satu bentuk murabahah di Bank Syariah Mandiri Cabang Purwokerto. Apabila diperhatikan dalam praktek pembiayaan pada perbankan Syariah, termasuk Bank Syariah Mandiri Cabang Purwokerto Al Bai' Bi tsaman Ajil sebagai salah satu bentuk murabahah merupakan produk yang paling dominan. Hal ini disambut oleh masyarakat dengan suka cita. Namun disisi lain masih banyak pihak yang mengatakan bahwa murabahah tidak berbeda dengan pembiayaan konsumen (consumer financing) yang dilakukan oleh lembaga keuangan konvensional sampai terbitnya fatwa-fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN). Penelitian ini bersifat diskriptif kualitatif dengan menggunakan metode observasi, wawancara, kuesioner / angket dan dokumen. Metode ini mengantarkan penulis untuk membandingkan konsep Al Bai' Bi tsaman Ajil (murabahah) menurut Islam, fatwa-fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) dan pelaksanaannya di Bank Syariah Mandiri Cabang Purwokerto. Hasil penelitian menyatakan bahwa fatwa-fatwa DSN tentang murabahah merupakan pengejawantahan dari konsep-konsep murabahah menurut Islam. Bank Syariah Mandiri Cabang Purwokerto telah menggunakan fatwa-fatwa DSN tersebut sebagai acuan pokok. Namun disisi lain dalam pelaksanaan Bai' Bi tsaman Ajil (murabahah) masih terlihat belum sepenuhnya melaksanakan fatwa- fatwa DSN tersebut sehingga perlu ditingkatkan sehingga pelaksanaan Bai' Bi Isaman Ajil (murabahah) sebagai produk yang paling dominan benar-benar sesuai dengan prinsip-prinsip Syariah.
Collections
- Master of Islamic Studies [1687]
