Internalisasi Nilai Keagamaan Pondok Pesantren terhadap Masyarakat (Telaah Pondok Pesantren Riyadlul Anwar, Ketangga Kateng Praya Barat Lombok Tengah Tahun 2012)
Abstract
Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan islam tidak terlepas dari stigma miring yang menjadi problem saat ini adalah walaupun begitu banyak dan sekian lama berdirinya pondok pesantren tersebut dilihat dari sejarah perkembangannya, namun nilai keberagamaan masyarakat masih jauh dari moral positif, penyimpangan nilai-nilai keagamaan ditengah masyarakat yang makin merebak akhir-akhir ini menyebabkan pondok pesantren dilirik sebagai satu- satunya lembaga yang mampu memberikan konstribusi atau mobilitas terhadap permasalahan tersebut. Berdasarkan latar belakang tersebut. penulis dapat mengambil rumusan masalah yakni: bagaimana upaya internalisasi keagamaan pondok pesantren dan apakah bentuk nilai keagamaan masyarakat. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan analisis deskriptif yang menggunakan pendekatan fenomenologi deskriftif. Yang dalam tehnik pengambilan data menggunakan tehnik wawancara dan observasi. Dan sumber data Sumber yakni primer berupa penelitian lapangan dan seumber skunder berupa buku-buku atau teori para ahli yang berkaitan dengan internalisasi nilai keagamaan terhadap masyarakat. Hasil dan analisis penelitian bahwa Internalisasi nilai keagamaan pondok pesantren dilakukan dengan sosialisasi di tengah masyarakat dengan melakukan pengajian, bakti sosial, dan memberikan suri tauladan yang baik terhadap masyarakat disekitarnya. Kemudian dilanjutkan dengan pengenalan orientasi pondok pesantren melalui sistem pendidikan kepada para santri. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa internalisasi nilai keagamaan pondok pesantren Riyadlul Anwar masih pada tahap sosialisasi ditengah masyarakat dengan bentuk kegiatan keagamaan dan bakti soail serta penataan system pembelajaran atau melalui jalur pendidikan.
Collections
- Master of Islamic Studies [1687]
