Upaya Sekolah Mengatasi Kenakalan Remaja di MAN Cikalong Tasikmalaya
Abstract
Bagi siswa yang prestasinya menurun, maka diberikan bimbingan pengajaran dengan cara pemberian pelajaran tambahan serta diberikan nasehat yang berkenaan dengan peningkatan prestasi. Siswa yang kurang disiplin, seperti sering kesiangan, tidak mengikuti upacara dan bolos, maka diberikan layanan bimbingan dengan memanggil mereka ke ruang bimbingan dan konseling, kemudian diberikan penyuluhan dan pengarahan agar siswa tersebut dapat merubah sikap dan tingkah lakunya. Bahkan lebih jauh lagi, apabila masalahnya berat dan sering melakukan pelanggaran, misalnya terlibat kasus narkoba, sering tawuran, memalak, (minta jatah kepada teman sekelas atau adik kelasnya) atau melanggar norma-norma susila yang tidak layak dilakukan seorang pelajar, maka siswa tersebut dapat diskors tidak boleh mengikuti pelajraan atau sekolah dengan memberikan surat pemberitahuan kepada orang tuanya. Penelitian ini sangat berguna untuk membantu memecahkan berbagai masalah yang menghinggapi siswa/i sekolah yang secara psikologis berada dalam posisi transisi, bagi kepala sekolah, guru dan seluruh paktisi pendidikan. Proses penyelesaian penelitian ini mengambil bentuk-bentuk kepustakaan (library research). Hal ini didasarkan pada ungkapan Kartini Kartono (1993: 23), bahwa penelitian kepustakaan bertujuan untuk mengumpulkan data dengan bantuan bermacam-macam material yang di dapat di ruang kepustakaan, seperti buku, majalah dan sebagainya. Data yang diperoleh dari penelitian ini, dijadikan pondasi dan alat utama penelitian selanjutnya. Program, sistematik dan rencana sekolah di Madrasah Aliyah Negeri Cikalong Tasikmalaya yaitu melalui layanan bimbingan dan konseling yang memungkinkan peserta didik mengembangkan diri berkenaan dengan sikap dan kebiasaan belajar yang baik, materi belajar yang cocok dengan kecepatan dan kesulitan belajarnya, serta berbagai aspek tujuan dan kegiatan belajar lainnya. Dampak kenakalan remaja di Madrasah Aliyah Negeri Cikalong Tasikmalaya yang dialami siswa yaitu masalah belajar siswa diantaranya: Siswa sering bolos, siswa merasa sulit untuk berkonsentrasi dalam belajar, siswa kurang memiliki motivasi belajar, siswa kurang memiliki sikap dan kebiasaan belajar yang positif, Siswa kurang memiliki keterampilan untuk belajar. Upaya sekolah mengatasi kenakalan remaja di Madrasah Aliyah Negeri Cikalong Tasikmalaya, menciptakan kondisi sekolah yang nyaman, Memberikan keleluasaan siswa untuk mengekspresikan diri pada kegiatan ekstrakurikuler, menyediakan sarana dan prasarana bermain dan olahraga, meningkatkan peran dan pemberdayaan guru BP, meningkatkan disiplin sekolah dan sangsi yang tegas, meningkatkan kerjasama dengan orangtua, sesama guru dan sekolah lain, meningkatkan keamanan terpadu sekolah bekerjasama dengan Polsek setempat, mewaspadai adanya provokator, mengadakan kompetisi sehat, seni budaya dan olahraga antar sekolah, Menciptakan kondisi sekolah yang memungkinkan anak berkembang secara sehat dalah hal fisik, mental, spiritual dan sosial.
Collections
- Master of Islamic Studies [1715]
