Pengaruh Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Motivasi Kerja dan Kinerja Guru di MTs Negeri Grabag Kabupaten Magelang
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap motivasi kerja di MTs Negeri Grabag Kabupaten Magelang.(2) pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja guru di MTs Negeri Grabag Kabupaten Magelang (3) pengaruh gaya kepemiminan kepala sekolah terhadap kinerja guru di MTs Negeri Grabag Kabupaten Magelang. (4) fungsi motivasi kerja sebagai variabel moderating pada pengaruh gaya kepemiminan kepala sekolah terhadap kinerja guru di MTs Negeri Grabag Kabupaten Magelang. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang dilakukan di MTs Negeri Grabag Kabupaten Magelang. Populasi dalam penelitian ini adalah guru di MTs Negeri Grabag Kabupaten Magelang yang berjumlah 49 guru dengan jumlah sampel 45 guru. Teknik pengumpulan data menggunakan angket skala likert. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi dan analisis model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa nilai t hitung dari pengaruh variabel gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap motivasi kerja sebesar 4,519 tabel = 1,681 dengan p < 0,05 (signifikan), maka hipotesis 1 (H) gaya kepemimpinan berpengaruh positif terhadap motivasi kerja terbukti. (2) Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa nilai t hitung dari pengaruh variabel motivasi kerja terhadap kinerja guru sebesar 9,533 > fiabel 1,681 dengan p< 0,05 (signifikan), maka hipotesis 2 (H) motivasi kerja berpengaruh positif terhadap kinerja guru terbukti. (3) Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa nilai t hitung dari pengaruh variabel gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru sebesar 2,939 > tabel = 1,681 dengan p < 0,05 (signifikan), maka hipotesis 3 (H) gaya kepemimpinan berpengaruh positif terhadap kinerja guru terbukti. (4) Pengaruh tak langsung gaya kepemipinan kepala sekolah terhadap kinerja guru dengan motivasi kerja sebagai variabel intervening atau P4= 0,428 lebih besar dari pada pengaruh langsung gaya kepemipinan kepala sekolah terhadap kinerja guru P, 0,232. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis (H4) kepemipinan kepala sekolah terhadap kinerja guru dengan motivasi kerja sebagai variabel intervening terbukti.
Collections
- Master of Islamic Studies [1715]
