• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Penilaian Kesehatan BMT Berdasarkan Aspek "Ruhiyah" Keislaman Pada BMT di Kabupaten Ponorogo

    Thumbnail
    View/Open
    2011066.pdf (15.94Mb)
    Date
    2003
    Author
    Masykuroh, Ely
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Perjalanan sejarah Lembaga Keuangan Islam di Indonesia telah berjalan lebih dari 10 tahun, dimulai sejak beroperasinya Bank Muamalat Indonesia (BMI) tahun 1992. Umur ini sudah representatif apabila dilakukan penilaian terhadap perkembangannya. Hal ini yang melatarbelakangi penyusunan tesis ini. Peneliti memcoba membuat penilaian terhadap kinerja salah satu Lembaga Keuangan Islam yang dalam hal ini adalah Baitul Mal wa Tamwil (BMT). Seperti kita ketahui bersama, bahwa tingkat kesehatan BMT bisa dianalisa dengan dua aspek, yaitu aspek "jasadiyah "dan "ruhiyah". Dalam aspek jasadiyah yang biasa dinilai meliputi indikator kinerja keuangan maupun manajemennya. Alat yang biasa digunakan dalam aspek ini adalah metode CAMEL. Dalam aspek ruhiyah yang dinilai meliputi indikator visi dan Misi, Kepekaan Sosial, Rasa Memiliki serta Pelaksanaan Prinsip Syari'ah dalam kegiatan usahanya. Dalam penelitian ini dibatasi pada aspek ruhiyah saja. Adapun metode analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah model analisa statistik deskriptif (descriptive statistic). Dalam model analisa digunakan teknik Distribusi Frekuensi, Tendensi Sentral serta Standar Deviasi dalam menganalisa data penelitian. Dengan teknik tersebut diperoleh gambaran tentang tingkat kesehatan BMT sampel yang terdiri dari 16 BMT. Nilai rata-rata tingkat kesehatan Visi dan Misi adalah 3,47 masuk kategori "Cukup Sehat". Untuk Kepekaan Sosial masuk kategori "Kurang Sehat" dengan nilai rata-rata 2,08. Indikator Rasa memiliki mempunyai tingkat kesehatan "Cukup Sehat" dengan nilai 3,00, sedangkan untuk Pelaksanaan Prinsip Syari'ah masuk kategori "Cukup Sehat" dengan nilai rata-rata 2,92. Secara keseluruhan rata-rata tingkat kesehatan BMT sampel masuk kategori "Cukup Sehat" denganm nilai rata-rata 2,88. Adapun dalam analisa ini, dari seluruh BMT sampel yang berjumlah 16 BMT ternyata hanya 1 BMT yang memenuhi kriteria "Sehat", artinya hanya ada 7% saja sedangkan yang 93% masuk kategori "Cukup Sehat" dengan sebaran penyimpanagn relatif kecil yaitu 0,1435 yang berarti kesesuaian data cukup baik. Melihat hasil penelitian tersebut, maka perlu adanya perhatian semua pihak khususnya PINBUK selaku pembina BMT sampel untuk melakukan analisa lebih lanjut terhadap masalah-masalah yang menjadi penyebab rendahnya tingkat kesehatan rata-rata BMT binaan PINBUK Ponorogo tersebut.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/60527
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1769]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV