Sistem dan Strategi Pembelajaran Qira'at Sab'ah di Madrasah Huffaz Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak Yogyakarta
Abstract
Qira'at sab'ah merupakan bagian dari 'Ulum Al-Qur'an seperti ilmu-ilmu yang lainnya, hanya saja ilmu ini mempunyai keunikan tersendiri karena ilmu ini dipelajari berdasarkan suatu riwayat yang mutawatir dengan mencontohkan bacaan-bacaan yang beragam sesuai apa yang telah diriwayatkan oleh para perawi dari imama-imam mereka dimana para imam itu sanadnya sampai kepada Rasulullah. Qira'at sab'ah sangatlah penting untuk dipelajari sebagai hazanah keilmuan 'Ulmu Al- Qur'an, dimana kita selaku ummat Islam wajib untuk melestarikannya. Untuk itu perlu adanya suatu sistem, metode, strategi khusus agar bagaimana 'ilmu yang unik dan langka ini dapat dipelajari oleh umat islam yang menginginkannya. Pada penelitian ini penulis bertujuan agar dapat menemukan sebuah format pembelajaran qira'at sab'ah yang mencakup sistem, metode dan strategi yang tepat dan mudah, oleh karena itu cakupan penelitian ini meliputi sistem dan strategi yang di pakai di Madrasah Huffaz, syarat-syarat yang ditentukan oleh kyai selaku pengasuh langsung, 'ilmu-ilmu penunjang seperti pemahaman berbahasa arab yang baik serta kecakapan dalam olah vokal. Dalam penelitian ini, penulis mengadakan observasi dilingkungan Madrasah Huffaz, wawancara dengan pengurus Madrasah dan para santri yang mempelajari qira'at sab'ah bahkan penulis wawancara langsung dengan pak kyai selaku pengasuh utama Madrasah Huffaz Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak Yogyakarta. Dari hasil penelitian bahwa sistem pembelajaran qira'at sab'ah di Madrasah Huffaz Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak Yogyakarta dilakukan dengan sistem perpaduan antara metode sorogan dan bandongan, halaqah dan lalaran,an strategi mufradat, jama' sugra, jama' kubra' para santri diwajibkan hafal Al-Qur'an 30 Juz, pandai dalam kajian bahasa arab baik itu membaca, memahami dan menterjemahkan kitab sab'ah Faidhul Barokat fi Sab'I Al- Qira'at yang ditulis oleh K.H.M. Arwany dari kudus, latihan olah vokal sebagai penunjang dalam melatih pengucapan atau lahjah apa yang dijelaskan dalam kitab. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membuka girah umai Islam untuk menekuni dan mengkaji kepada gurunya yang betul-betul ahli yang telah diakui keilmuannya dan dilakukan dengan cara musafahah berhadapan langsung. Bagi akademik bisa memberikan nilai fositif dimana qiara'at sab'ah bagian dari 'ulum al-Qur'an dan 'Ulmu Al-Qur'an sudah menjadi kajian akademik terlebih di MSI UII Yogyakarta. Dengan adanya hasil penelitian ini menjadi bahan referensi khusus bagi mahasiswa-mahasiwi yang ingin mengkaji atau mendalami Qira'at Sab'ah.
Collections
- Master of Islamic Studies [1769]
