| dc.description.abstract | Supervisi merupakan suatu aktivitas pembinaan yang direncanakan untuk nembantu para guru dan pegawai sekolah lainnya dalam melakukan pekerjaan. nereka secara efektif Oleh karena itu, salah satu tanggungjawab penting seorang Iministrator pendidikan, apakah ia kepala kantor pendidikan, pengawas, penilik, spala sekolah adalah mengenai perbaikan program pendidikan disekolah-sekolah ang menjadi tanggungjawabnya. Dengan demikian jelaslah bahwa tugas dan anggungjawab supervisor adalah memperbaiki dan meningkatkan efektivitas pengajaran di sekolah-sekolah. Pengembangan kurikulum, perbaikan proses belajar mengajar, pertumbuhan profesional para guru dan petugas pendidikan lainnya sangat erat kaitannya satu sama lain. Idealnya antara administrator (supervisor) dan guru senantiasa menjalin kerja sama dalam melaksanakan tugas dan fungsinya untuk nencapai tujuan pendidikan yang diharapkan. Permasalahannya adalah sejauhmana seranan supervisor dalam meningkatkan kinerja guru dalam mengajar?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran supervisor dalam meningkatkan profesi guru dalam mengajar dan untuk mengetahui kendala dan faktor pendukung yang dihadapi supervisor dalam pelaksanaan supervisi
Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Tahap-tahap penelitian dilakukan dengan menyusun kerangka pemikiran dalam pembahasan, menyusun konsep-konsep (teori) yang bersumber dari pemikiran para ulama dan ahli pendidikan, baik Islam maupun barat yang berkaitan dengan pembahas mengumpulkan data-data yang berhubungan dengan fokus masalah dan menganalisa dengan teori dan konsep-konsep tersebut. dan kemudian merumuskan kembali menjadi suatu kesatuan yang utuh. Dari hasil penelitian dan analisis data diperoleh kesimpulan sebagai berikut, pertama, peranan supervisor dalam meningkatkan kompetensi guru Madrasah Ibtidaiyah dalam mengajar di kabupaten-f kuplen fahikhalaya pada dasarya adalah memberi Support (supporting) membantu (assisting), mengikutsertakan (shearing) dan kepemimpinan. Dengan demikian, inti dari dari peranan supervisor adalah membantu guru dalam menyelesaikan berbagai masalah pembelajaran yang dihadapi dengan cara diskusi, tanya jawab dan menciptakan suasana yang kondusif sehingga guru dapat mengembangkan potensi dan daya kreasi mereka dengan baik. Kedua, bahwa pelaksanaan supervisi terhadap guru madrasah Ibtidaiyah di kabupaten Tasikmalaya. dilakukan dengan menggunakan dua teknik yakni teknik yang bersifat individual dan teknik yang bersifat kelompok. Teknik individual dilaksanakan melalui kunjungan kelas, observasi kelas, percakapan pribadi, saling mengunjungi kelas dan menilai diri sendir. Sedangkan teknik kelompok antara lain pertemuan orientasi bagi guru-guru baru, rapat guru, MGMP, diskusi kelompok, lokakarya, diskusi panel, seminar, symposium, demonstrasi mengajar dan mengikuti kursus. Ketiga pelaksanaan supervisi dengan menggunakan dua teknik yakni teknik individual dan kelompok terhadap guru madrasah Ibtidaiyah di kecamatan Sodong Kabupaten Tasikmalaya dimaksudkan untuk membantu guru baik secara individual maupun secara kelompok alam memecahkan berbagai masalah pengajaran yang dihadapi, mengkoordinasikan seluruh usaha pengajaran menjadi perilaku edukatif yang terintegrasi dengan baik, membangkitkan dan memelihara kegairahan dan motivasi guru untuk mencapai prestasi yang lebih baik. Keempat, Hambatan-hambatan yang dihadapi oleh supervisor dalam melaksanakan tugusnya secara garis besarnya adalah dalam hal mempersamakan persepsi, visi dan misi terhadap para pelaksana supervisi, luas wilayah kecamatan Sodong kabupaten Tasikmalaya, latar belakang guru yang sangat heterogen baik pendidikannya maupun sosial, rendahnya kesejahteraan guru terutama guru non-PNS, dan adanya beberapa guru yang mengajar di berbagai sekolah. | en_US |