Analisis Efektivitas Pengurangan Sampah Organik dengan Larva Lalat Hijau (Chrysomya Megacephala)
Abstract
Permasalahan sampah organik di Kota Yogyakarta yang mencapai lebih dari 300 ton per hari menjadi tantangan serius dalam pengelolaan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas larva lalat hijau (Chrysomya megacephala) dalam mendegradasi sampah organik melalui pengukuran Waste Reduction Index (WRI) serta mengevaluasi kandungan nutrisi yang dihasilkan. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan tiga jenis pakan, yaitu sisa makanan, sisa hewani, dan dedak sagu yang ditempatkan pada reaktor biopon plastik. Parameter yang diamati meliputi efektivitas pakan, kadar air, pH, suhu, serta kandungan nutrisi protein, nitrogen (N), fosfor (P), kalium (K), karbon organik (C-organik), dan rasio C/N. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larva lalat hijau paling efektif dalam mendegradasi sampah sisa hewani dengan nilai efektivitas pakan 12,84% dan nilai WRI sebesar 6,80% yang tergolong tinggi. Kandungan protein tertinggi diperoleh pada reaktor sisa hewani sebesar 34,69%, memenuhi standar minimal SNI 8173-3-2015 untuk pakan ternak. Kandungan nutrisi kasgot menunjukkan kadar N sebesar 2,90%, P sebesar 2,84%, K sebesar 2,86%, C-organik sebesar 16,90%, dan rasio C/N sebesar 14,02 yang memenuhi SNI 7763:2018. Hasil ini mengindikasikan bahwa Chrysomya megacephala berpotensi sebagai agen biokonversi yang efektif untuk pengurangan sampah organik, terutama jenis sisa hewani, sekaligus menghasilkan produk samping bernilai guna seperti kompos dan bahan pakan ternak alternatif.
Collections
- Environmental Engineering [1831]
