Analisis Efektivitas Degradasi Sampah dan Kandungan Nutrisi Ulat Jerman (Zophobas morio)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas ulat Jerman (Zophobas morio) dalam mendegradasi berbagai jenis sampah serta menilai kandungan nutrisi hasil biokonversinya. Penelitian dilakukan dengan tiga jenis media pakan, yaitu dedak, sampah organik (nanas, pepaya, buah naga, dan tebu), serta styrofoam. Parameter yang diuji meliputi efektivitas pengurangan sampah, kandungan protein pada ulat, serta kandungan nitrogen (N), karbon organik (C-organik), dan rasio C/N pada frass (kotoran ulat). Hasil penelitian menunjukkan bahwa reaktor styrofoam memiliki indeks pengurangan sampah tertinggi (2,26%), diikuti dedak (0,20%) dan sampah organik (0,06%). Kandungan protein ulat tertinggi diperoleh dari media dedak sebesar 30,8%, diikuti sampah organik (29,1%) dan styrofoam (26,6%), yang semuanya telah memenuhi standar SNI 8137.1:2015 untuk pakan ayam ras pedaging. Kandungan nitrogen dan C-organik pada frass telah memenuhi SNI 7763:2018, tetapi rasio C/N pada media sampah organik dan styrofoam masih di atas batas standar. Hasil ini menunjukkan bahwa Zophobas morio berpotensi sebagai agen biokonversi sampah menjadi produk bernilai tambah seperti pakan dan pupuk organik.
Collections
- Environmental Engineering [1831]
