• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pendidikan Islam pada Masa Orde Baru (Studi terhadap Kurikulum Madrasah)

    Thumbnail
    View/Open
    9902025.pdf (4.071Mb)
    Date
    2001
    Author
    Wahidah
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini menguraikan tentang perkembangan Madrasah selama masa Orde Baru dengan memfokuskan kepada kurikulumnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan beberapa gambaran mengenai orientasi dari perkembangan kurikulum Madrasah di bawah kebijaksanaan peningkatan kualitas pendidikan di Madrasah yang diselenggarakan oleh pemerintahan Orde Baru dan beberapa gambaran mengenai keutuhan-keutuhan karakteristik utama Madrasah di dalam perkembangan pembaharuan kurikulum dan penyerapan konsep pendidikan Islam dalam proses pembaharuan kurikulum selama masa Orde Baru. Dalam rangka pengumpulan data, penelitian ini menggunakan metode studi pustaka, pengujian baik terhadap sumber-sumber primer maupun terhadap sumber-sumber sekunder. Sedangkan untuk menganalisa data, proses penelitian menggunakan metode pembahasan analisis-deskriptif dan metode reflektif. Sesuai dengan metode analisis yang jelah disebutkan di atas, metode pendekatan yang digunakan oleh penelitian ini adalah suatu metode pendekatan hubungan timbal- balik. Hasil dari penelitian ini mengindikasikan bahwa perkembangan Madrasah selama Orde Baru dapat dibagi menjadi tiga periode: warisan Orde Lama (1966- 1974), periode peningkatan kualitas (1975-1988), dan periode pengintegrasian (1989-1998). Walaupun memberikan batasan terhadap keluasan kurikulum, sesuai dengan fokus dari penelitian ini tiap-tiap periode ditandai oleh kurikulum "resmi" 1973, kurikulum 1984, dan kurikulum 1994 Titik permulaan dari perkembangan Madrasah di dalam periode Orde Baru secara khas membedakannya dengan masa Orde Lama yang dimulai pada periode kedua. Orientasi yang telah diambil selama proses pembaharuan kurikulum Madrasah di dalam perkembangannya selama periode Orde Baru merupakan suatu proses adaptif-akompdafif menuju saate kurikulum sekelab Sekuler". Proses ini menyebabkan suatu penurunan secara sistematis terhadap proporsi mengenai permasalahan religius (Islam) dalam isi kurikulum Madrasah dari 33.80% pada kurikulum 1973 menjadi 29.32% pada kunkulam 1984, dan kemudian menjadi 13.93% pada kurikulum 1994. Secara resmi Madrasah mampu yakni musta institusi memuaskan dalam hal mempertahankan kekhasannya sebagai suatu institusi pendidikan Islam di dalam pembaharuan kurikulum yang dinamis selama masa Orde Baru. Akan tetapi pada intinya, Madrasah gagal dalam hal mengapresiasikan pengembangan konsep pendidikan Islam yang ideal di dalam wacana pendidikan İslam kontemporer. Hal ini menjadi penyebab dari kenyataan mengapa pembaharuan kurikulum Madrasah masa Orde Baru tetap menggunakan paradigma dikotomi di dalam kurikulumnya di antara permasalahan religius dan permasalahan sekuler. Sebagai kesimpulan akhir adalah bahwa kemajuan murid Madrasah pada umumnya cenderung menjadi murid yang inferior (kurang bermutu) bila dibandingkan dengan murid-murid dari sekolah-sekolah sekuler lainnya.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/60484
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1769]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV