| dc.description.abstract | Penelitian tentang partisipasi siswa dalam pembuatan alat bantu pengajaran di SMK Negeri 3 Yogyakarta ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Partisipasi siswa dalam pembuatan alat bantu pengajaran; 2) hubungan antara partisipasi siswa dalam pembuatan alat bantu pengajaran dengan motivasi belajar siswa; dan 3) hubungan antara partisipasi siswa dalam pembuatan alat bantu pengajaran dengan prestasi belajar siswa. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah siswa SMK Negeri 3 Yogyakarta tahun ajaran 2005/2006 sebanyak 216 siswa. Teknik pengambilan sampel yaitu teknik Random Sampling dengan mengambil sampel sebesar 30% atau sebesar 66 siswa Data dikumpulkan dengan menggunakan metode angket dan dokumentasi. Metode angket digunakan untuk memperoleh data partisipasi siswa dan data motivasi siswa, sedangkan metode angket digunakan untuk memperoleh data prestasi belajar. Teknik analisis data yang dipergunakan adalah analisis deskriptif dan korelasi product moment. Analisis deskriptif digunakan untuk mengetahui sebaran data penelitian sedangkan analisis korelasi product moment digunakan untuk mengetahui hubungan antara partisipasi siswa dalam pembuatan alat bantu pengajaran dengan motivasi belajar siswa dan hubungan antara partisipasi siswa dalam pembuatan alat bantu pengajaran dengan prestasi belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Partisipasi siswa SMK Negeri 3 Yogyakarta dalam pembuatan alat bantu pengajaran mencapai 48,48% berada pada interval 50,81 59,25 atau tergolong cukup; 2) Terdapat hubungan positif yang signifikan (pada taraf 0,05) antara partisipasi siswa dalam pembuatan alat bantu pengajaran dengan motivasi belajar siswa SMKN 3 Yogyakarta, ini berarti semakin tinggi partisipasi siswa dalam pembuatan alat bantu pengajaran maka semakin tinggi motivasi belajar siswa, begitu pula sebaliknya, 3) Terdapat hubungan positif yang signifikan (pada taraf 0,05) antara partisipasi siswa dalam pembuatan alat bantu pengajaran dengan prestasi belajar siswa siswa SMKN 3 Yogyakarta, sehingga semakin tinggi partisipasi siswa dalam pembuatan alat bantu pengajaran maka semakin tinggi prestasi belajarnya, begitu pula sebaliknya. | en_US |